Ketika manusia tersesat dalam kebingungan,
bergerak menapaki lorong-lorong kejahatan,
Allah mengutusnya.
Ketika itu, hawa nafsu menyeret mereka,
tipu daya menyesatkan mereka.
Kebodohan yang mencapai puncaknya
telah menjadikan mereka pandir.
Mereka linglung karena ketidakpastian nasib,
karena kejahatan, karena jahiliah.
Saat itulah Nabi Muhammad saw mengerahkan segala kemampuannya.
Menganugerahi mereka nasehat yang tulus.
Menjadi tauladan menegakkan kebenaran.
Mengajak mereka menjadi bijaksana
dengan nasihat yang baik.
(Imam Ali bin Abi Thalib as, Nahjul Balaghah, Khotbah 95)
Ditulis dalam Agama