Oleh: maulanusantara | Oktober 17, 2008

Menghindari Tidur Mendengkur (Ngorok)

Kadangkala seseorang tidur mengorok sebagai pertanda tidurnya lelap. Tetapi pada kenyataannya tidak seperti yang kita lihat. Kebiasaan ngorok atau mendengkur bukan menandakan bahwa tidur orang itu nyenyak dan berkualitas, namun ini bisa menandakan adanya gangguan pada kesehatan.

Pada saat bernapas udara masuk lewat hidung dan mengalir melalui tekak dan tenggorokan menuju ke paru-paru. Bila terjadi gangguan berarti pasokan oksigen ke otak menjadi tidak lancar sehingga tekanan darah bisa meninggi. Gangguan terhadap (perjalanan) udara ini memicu terjadinya suara dengkur atau ngorok. Seiring bertambahnya usia dan berkurangnya aktivitas fisik, otot pada jalan pernapasan termasuk palatum menjadi kian lemah. Karena itu, kebiasaan mendengkur cenderung dialami orang usia lanjut.

Penyebab Mendengkur

· Kelainan anatomi hidung

· Palatum berbentuk panjang dan lemah dapat menyentuh dinding belakang tenggorok ketika bernapas

· Posisi kepala yang salah saat tidur

· Penyempitan rongga pernapasan akibat radang atau infeksi

· Tumbuh tumor di rongga hidung, belakang hidung atau belakang tenggorok

Empat Pola Mendengkur

1. Mendengkur ringan yang terjadi hanya bila seseorang tidur telentang, tidak disertai henti napas (apnea)

2. Mendengkur yang menetap pada semua posisi tidur, tanpa henti napas

3. Mendengkur yang menetap dengan beberapa episode henti napas dan sering mengantuk di siang hari

4. OSA (Obstructive Sleep Apnea), yaitu mengorok dan mengalami henti napas hingga jalan napas tertutup rapat sehingga orang tersebut akan gelagapan di dalam tidurnya

Gejala-gejala Khas OSA

- Sering berganti posisi tidur

- Mimpi tercekik atau mimpi buruk

- Sering terbangun pada malam hari dengan jantung berdebar

- Saat bangun pagi, biasanya penderita merasa tidak cukup tidur dan kurang segar

- Penderita juga bangun pagi dengan rikuh, serba salah, mulut kering dan sakit kepala

- Selalu pindah posisi tidur dan gelisah, tidur menendang-nendang

- Hiperaktif

- Selalu pusing bila bangun tidur, mata merah

- Selalu buang air kecil selama waktu tidur, sehingga mengalami iritasi

- Hearthburn (dada terasa panas)

- Bangun tidur dengan kondisi lesu dan haus

- Kehilangan memori

- Kehilangan daya konsentrasi

- Terganggunya syaraf motorik

- Kelelahan sepanjang hari

- Selalu mengantuk sepanjang hari

Mendengkur yang disertai henti napas, apalagi saluran napasnya sampai tertutup, amat berbahaya. Keadaan itu mengakibatkan pasokan oksigen ke otak menjadi berkurang dan tekanan darah pun meningkat. Dalam kondisi seperti itulah orang bisa terkena serangan jantung atau stroke.

Untuk mengatasi gangguan mendengkur ada dua cara, yaitu:

Tanpa Bedah

· Menurunkan berat badan

· Menghindari minum alcohol atau obat tidur

· Mengatur posisi tidur dengan mencegah posisi telentang

· Berolahraga untuk memperbaiki tonus otot

· Memberikan obat-obat tertentu yang mengaktifkan syaraf

Dengan Bedah

* Tonsilo adenoidektomi untuk menghilangkan dengkuran maupun OSA seperti pada anak-anak yang dicetuskan oleh hipertrofi tonsil

* Operasi mengangkat tumor, polip, dan rekonstruksi jalan napas kalau diakibatkan oleh kelainan patologik.[]

Source: http://forum.detik.com/archive/index.php/t-30884.html

About these ads

Responses

  1. saya usia 24th padahal badan saya kurus&untuk masalah makan saya selalu teratur makan 3x dari keterangan diatas,jenis mendengkur saya mungkin yang OSA karena dengan gejala-gejala yang sama waktu saya tidur,ada obatnya untuk menghilangkan ngorok saya..apakah bisa sembuh total dari ngorok/bener-bener hilang ngoroknya..q sudah kesal dengan ngorok ini karena sangat mengganggu aktivitas esok hari..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 102 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: