Oleh: maulanusantara | Februari 28, 2010

Tari Perut; Antara Penggoda dan Warisan Keluarga

Tari Perut

Tari Perut

Oriental Dance; Tarian untuk Seluruh Keluarga

Berlawanan dengan kepercayaan banyak orang barat, Oriental dance (nama yang benar untuk Tari Perut) aslinya bukan sebagai  Tarian penggoda yang sudah dilakukan oleh para selir untuk merangsang Sultan atau sang Raja.

Berabad abad, peranan Oriental dance dalam kehidupan social Negara Timur Tengah yang sudah berlangsung, bahwa dari tarian rakyat itu orang orang dapat melakukannya dengan penuh kegembiraan pada kesempatan tertentu seperti  pada pesta perkawinan, Kelahiran Bayi, Festival dalam komunitas tertentu, dan acara acara lainnya yang dapat membawa orang orang dalam sebuah kebersamaan pesta.

Tarian dalam Kehidupan Sosial Muslim

Mengikuti pertumbuhan Islam, masyarakat hidup dalam rumah tangga yang terpisah-pisah.Laki laki hidup dalam satu bagian didalam rumah sedangkan wanita dan anak-anak hidup dalam bagian lain pada rumah tersebut. Kata “Harem”bukan referensi  ke beberapa kamar erotik penggoda yang berisi dengan wanita telanjang tergolek di atas bantal menunggu kesempatan mereka untuk menggoda Sultan.Melainkan semata mata penunjuk ke bagian rumah dimana wanita melakukan kegiatan mereka sehari hari seperti urusan memasak, menjahit, bergosip dengan teman-teman dan memikirkan anak-anaknya.Kata “Harem” berasal dari kata “Haram”, artinya “Terlarang”: laki-laki yang bukan bagian dari keluarga secara langsung atau Muhrimnya dilarang memasuki daerah  markas wanita ketika mereka mengunjungi temannya.

Berkenaan dengan acara  pesta yang akan dilakukan, wanita akan merayakan dengan sesama wanita lainnya, dan laki-laki melakukan pesta yang terpisah dengan sesama laki-laki. Sejarahnya, laki-laki dan perempuan tidak bercampuran. Dalam beberapa Negara Muslim, itu masih terjadi sampai hari ini.

Pada sore hari, selesai memberi makan suami mereka dengan makanan sore yang besar, wanita kadang-kadang berkumpul di rumah saudaranya, tante, sepupu, teman atau neneknya untuk menikmati waktu bersama-sama.Dalam kebersamaan yang tidak resmi itu, mereka mungkin bangit dan mengambil kesempatan untuk menari satu sama lainnya.Disinilah salah satu cara bagi seorang ibu yang mempunyai anak laki-laki bujangan untuk mencari  gadis yang memenuhi syarat bagi anaknya didalam komunitas tersebut.

Pada saat itu umumnya tidak ada “costume” yang special untuk dipakai, orang-orang semata mata menari dalam pakaian pestanya. Hanya seperti kita boleh berpakaian bagus sedikit  untuk sebuah pesta pesta  perkawinan teman.Sebelumnya Tarian bukan sesuatu pertunjukan yang dilakukan oleh orang yang kita bayar secara proffessional, tetapi adalah sesuatu yang didapatkan dan dilakukan orang secara spontanitas.

Abad 20

Waktu berubah, dan orang-orangpun berubah sesuai waktunya. Pada abad ke 20 telah membawa beberapa perubahan bahwa bentuk dan peranan tarian dalam kehidupan sosial di negara negar Timur Tengah ;

  • Penjajahan dari eropa telah membawa gaya kebarat-baratan mereka mempengaruhi Timur Tengah, yang mana didalam beberapa negara telah menghancurkan garis pemisah tradisional antara laki laki dan wanita pertemanannya menjadi bercampur baur didalam  kehidupan sosialnya.
  • Telah tumbuhnya Night Club sebagai tempat orang orang untuk mencari hiburan.
  • Composer seperti Mohammed Abdel yang telah menciptakan music gaya baru dengan pengaruhnya yang berat sekali pada suara orkestra barat.
  • Telah munculnya Cairo dan Beirut sebagai pusat kebudayaan penting didalam dunia Arab.
  • Pada awalnya industri perfilman mesir tertuju pada Samia Gamal, Tahia Carioca, dan pada penari penari lainnya sebagai bintang-bintang Internasional, dan Hollywood telah terinspirasi pada costume kutang dan ikat pinggang yang dibuat dipenuhi dengan kerlap kerlip perhiasan dan mote-mote pada pemunculannya yang pertama.
  • Sepenuhnya “industri hiburan” telah menyapu dunia untuk mengambil keuntungan dari mengejar-keuntungan merekam, film, radio dan tehnologi pertelivisian.

Hari Ini

  • Hari ini, walaupun masih ada pengecualian, sebagian besar didalam negara Timur Tengah tidak ada lagi pemisahan antara laki-laki dan perempuan.Tidak ada lagi yang melakukan pesta terpisah antara pria dan wanita pada resepsi perkawinan juga pada kesempatan special lainnya.Namun masih bahwa wanita harus menari dengan sesama wanita dan laki laki dengan laki laki, tetapi pada umumnya sekarang ini dilakukan oleh semua orang pada ruangan besar yang sama.
  • Wanita-wanita muslim yang masih konsevatif masih ragu-ragu untuk menari dalam posisi dimana laki laki yang bukan suaminya dapt melihat mereka, walaupun itu dalam acara sosial sehari-hari.Demikian wanita mungkin pergi ke suatu acara yang dicampur antara wanita dan prianya, tetapi mereka tidak akan menari.
  • Penari proffesioanal masih melakukan pertunjukan di niteclub, dan sering dipanggil untuk pertunjukan pada acara perkawinan dan juga acara acara special lainnya.
  • Tanpa keraguan, mungkin telah terjadi pada banyak pribadi tertentu sepanjang tahun telah menggunakan tarian ini untuk keperluan pribadi sebagai alat yang menggoda. Tetapi itu bukan sebagaimana cara orang Timur Tengah yang memikirkannya sebagai Tarian Oriental, dan itu tidak seperti peranan yang mereka lihat dalam kehidupan sosial yang mereka miliki. Bagi mereka, tarian ini mengingatkan dengan sungguh sungguh pada suatu dunia dimana orang orang segala umur melakukannya dengan suka cita ketika mereka bersama-sama dengan teman- teman dan keluarganya.

Pada bulan Mei 2006, saya pergi ke Cairo selama 2 minggu dengan teman orang Maroko dan 3 teman lainnya. Mengikuti nasihat kami memakai baju kurung yang lengkap dengan kerudungnya sepanjang waktu untuk menunjukkan bahwa kami menghormati adapt istiadat disana.Pada larut malam  kami mendengar suara gendang yang keras di lorong dibelakang hotel tempat kami menginap, kami pergi memeriksanya.Sebuah pesta perkawinan tengah berlanjut. Melihat kami yang duduk mengintip di pojok, akhirnya dengan ramah tamah mengundang untuk bergabung dalam pesta mereka.

Para penari yang dibayar adalah group penari laki laki yang masih muda, berpakaian dalam pakaian khusus traditional dan melakukan pertunjukan dari tarian tarian rakyat khusus laki laki.

Setelah pertunjukan, para penari istirahat namun musik terus dimainkan.Wanita tua yang berdiri sebelah kiri dalam photo ini mati matian membujuk saya untuk menari dengannya sedangkan wanita satunya yang lebih muda adalah ibu dari mempelai wanita, dia tidak menari tetapi dengan senyumnya yang lebar dia melakukan zaghareet (siulan khusus seseorang saat dilakukan tarian) mengiringi kita menari.Walaupun demikian saya tidak bicara sepatah kata pun bahasa Arab dan mereka juga tidak tahu apa apa tentang bahasa inggris namun kami dapat secara luar biasa dapat bersenang senang bersama-sama. kenangan ini sangat Kami cintai dari orang orang mesir.

Kesimpulan

Bagi penari penggoda yang seperti menggeliat kesakitan di atas panggung sepanjang pertunjukkan mereka jelas, antara tidak mengerti tentang latar belakang kebudayaan ini, atau dia memang tidak perduli. Ini adalah tarian pergaulan, diciptakan untuk keluarga dan teman teman untuk merayakan suka cita saat berkumpul bersama sama.

Sumber: http://alceganyau.multiply.com/journal/item/2

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 104 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: