Pandangan Pokok

Kebenaran. Maula meyakini bahwa kebenaran adalah milik dan tanda eksistensi bagi Sang Mahabenar. Segala hal yang merupakan selain-Nya di wilayah konkret adalah fana dan terbatas sehingga sangat dimungkinkan kebenaran muncul dalam dalam bentuk realitas mistis, teologis, dan sosial yang berbeda-beda. Kebenaran tidak bisa dikapling, dibatasi, atau ditelikung milik seseorang atau sekelompok tertentu saja, apa pun dalilnya. Kebenaran di wilayah konkret adalah kontrak sosial, sedangkan kebenaran di wilayah abstrak hanya milik Dia. Karena itu segala hal perjanjian, kerjasama atau kontrak sosial di antara sesama manusia, atau sesama makhluk yang disisipi dengan kebohongan, tipudaya, rekayasa, manipulasi, intimidasi, dan represi atas nama apa pun adalah sebuah penindasan dan eksploitasi yang harus dienyahkan.

Ahlulkitab. Maula meyakini bahwa setiap sistem keyakinan mempunyai pengalaman historis sendiri-sendiri yang belum tentu terdokumentasikan dan ditransmisikan dengan baik. Pembagian agama langit dan agama bumi adalah klasifikasi usang yang secara tidak langsung memarjinalkan kelompok keyakinan tertentu yang sudah bertransformasi dalma nilai-nilai kebudayaan setempat. Karena kebenaran pada hakikatnya adalah datang dari Sang Hakikat, maka setiap sistem kebenaran -yang di dunia ini disebut sebagai agama dan/atau aliran kepercayaan- mempunyai posisi yang sama dan sejajar untuk meraih janji keselamatan.

Pancasila. Maula meyakini bahwa setiap komunitas mempunyai tradisi dan budaya yang berasal dari konstruksi keagamaan dan keyakinan mereka. Bila dirunut, keyakinan tersebut akan bermuara pada nilai-nilai universal yang berciri-ciri transenden pada Sang Mahakuasa, humanis pada sesama manusia, empatik dan kasih sayang pada setiap makhluk-Nya. Pancasila adalah ekstraksi seluruh nilai-nilai universal yang mengendap dan bertransformasi dalam kebudayaan lokal Nusantara. Pancasila meneguhkan semangat kebersamaan dalam kehidupan harmonis, majemuk, dan plural antar sesama manusia di bumi Nusantara. Dengan demikian, membela Pancasila adalah membela ekstraksi nilai-nilai luhur tersebut, membela nilai-nilai agama dan lembaga keyakinan itu sendiri. Membela Pancasila demi kelangsungan kedamaian sesama makhluk Sang Pencipta adalah tugas suci, niscaya mendapatkan ganjaran dan keselamatan.

Negara. Maula meyakini bahwa negara adalah salah satu bentuk kontrak sosial terbesar. Ia didirikan untuk kemaslahatan dan kesejahteraan bersama setiap makhluk yang hidup di atasnya. Karenanya, negara harus selalu dievaluasi terus menerus agar tidak ada upaya penyalahgunaan kekuasaan dan pengatasnamaan kepentingan publik untuk menindas golongan tertentu. Pajak yang dikeluarkan warga adalah wujud komitmen mereka untuk pemerintahan yang bersih, rasional, dan transparan.

Negara dan Agama. Maula meyakini bahwa negara adalah wujud ekstraksi semua sistem sosial. Keyakinan dan kepercayaan mana pun akan dihormati dan tidak boleh saling melebihi dan menguasai dari lainnya. Agama, sebagai sebuah sistem kredo privat, tidak boleh bercampur sedikitpun, apalagi meminggirkan, kepentingan publik. Sistem sekuler dan pemisahan yang tegas antara agama dan negara adalah pilihan final yang tidak bisa ditolak. Keyakinan agama seseorang yang melandasi sikap, perkataan dan perbuatannya yang simbolis dan tekstual seyogyanya dapat dibahasakan kembali dalam wujud nilai-nilai bersama sehingga juga merupakan eksternalisasi sistem kebenaran orang lain.

Tanggapan

  1. nilah tanda2 aliran agama yang menyesatkan…
    karena yang buat adlah orang pinter..maka dia bungkus kata2nya secra lembut dan rapi..padahal di dalamnya terdapat ajakan suatu paham…yg kalau kalian ikuti akan menyesengsarakan kalian sendiri beserta keluarga..percayalah bahwa ini kalau bahasa intelejennya..”penggalangan halus” sangat berbahaya..terutama bagi orang2 yang labil..dan ketika kalian sudah masuk kedalam sisitim ini..akan susah keluar..kerena mereka pasti buat suatu ikatan..yang tdk pernah dituliskan di website ini..jadi sekali lagi..pikirkan masak2..sebelum bergabung..sayangi keluarga kalian..karir kalian..masa depan anak2..
    orang2 seperti..berasal dari missioner…bisa jadi orang yg br plg dr luar negeri bawa paham ini..dapat juga org yg berkreatif sendiri..seperti eiden..yang jelas ada yang menunggangi kelompok ini..jelas dari luar indonesia..yg tujuannya hanya bikin kisruh negara ini…
    cepat atau lambat…gerakan anda pasti kecium dgn pihak yg berwajib…
    kawan2…sy himbau jgn berkonsultasi dbg situs ini…anda akan di buat hanyut dan mengikuti serta membenarkan paham ini…sangat berbahaya..
    ok trims..
    krida 1

    • mas mending simpen tenaga untuk website orang “kepintaran” seperti ini…
      web ini akan selalu “mengaku secara dunia” lebih pintar

  2. nzzr anda terlalu ordebaru sentris. Cara berpikir anda adalah cara berpikir paranoid. Anda menolak kebebasan berpikir dan berpendapat. Orang seperti anda ini yang cenderung akan merusak negeri ini.
    Saya tidak kenal Maula. Saya juga bukan penggemar Maula. Bahkan baru kali ini saya membaca tulisan-tulisan yg dimuat disini. Tapi saya percaya Indonesia ini tidak akan bisa bertahan jika tidak didasarkan pada Pancasila dan kemerdekaan kewajaran memandang perbedaan. Bravo Maula…Selamat Berjuang demi Keberagaman Bangsa ini…!!!

    • Terima kasih banyak atas dukugannya. Salam Kenal. Salam Persahabatan

    • wahai sahabat . . . , perlu dipahami secara menyeluruh (comprehensif) terlebih dahulu tentang ‘Islam’, bahwa kandungan didalamnya bukan hanya sekedar mengatur hubungan ‘tuhan-manusia’ thok ! aja .. tapi dalam Islam juga diatur seluruh aspek kehidupan ‘manusia dan alam semesta’ sejak dijadikannya bumi dan alam semesta ini sampai hari kiamat nanti, sejak dua orang manusia kawin/menikah sampai melahirkan anak dan sampai manusia meninggal dunia, sejak bangun tidur sampai bangun tidur kembali di waktu berikutnya dsb dsb. Jadi tidak ada waktu, langkah, wilayah, cara berpikir dan cara bertindak serta kejadian-kejadian lainnya dalam hidup dan kehidupan manusia yang lepas (tidak terkait) dari informasi, ilmu, tugas, perintah, larangan dan ajakan yang ada di dalam Islam. Seorang yang mengaku Muslim, wajib mengikrarkan 2 kalimat syahadat terlebih dahulu sebagai ‘komitmen’ nya menjadi seorang Muslim. Hal yang paling hakiki (mutlak) adalah mengakui bahwa Allah (Tuhan) hanya satu dan tiada yang lain yang patut disembah atau diyakini, selain Allah SWT. Beriman kepada Allah SWT adalah ‘mutlak’ dalam Islam, menjalankan perintah Nya dan menjauhi larangan Nya adalah kewajiban seorang Muslim dalam hidup dan kehidupannya. Larangan dan Perintah Nya terimplementasi dalam ‘seluruh aspek dan langkah/tindakan/cara berpikir’ dalam kehidupan seorang Muslim. Jadi Islam adalah total ‘sistim hidup dan kehidupan’, baik dalam rangka berkomunikasi dan berdialog dengan Allah SWT maupun dalam berinteraksi dengan manusia lainnya (termasuk dalam bernegara) dan juga dengan alam semesta. Itulah inti dalam Islam, semoga informasi ini dapat dipahami dan mudah-mudahan ‘Islam Rahmatan Lil Alamin’ benar-benar terasa dalam kehidupan kita, insyaallah …. salam

  3. yakh…
    anda termasuk orang2 yang kecewa terhadap lingkungan anda.
    hehehe

    yang pasti jangan ada dalil sebagai pembenaran.
    melainkan kebenaran yang di landasi oleh dalil.
    fitrah bertafakur seharusnya ada di dalam diri anda.
    jika saya ingin menjadi negarawan.
    pasti akan membawa norma negara.
    jika saya ingin menjadi tokoh agama, pasti akan membawa norma agama.
    ganjaran atau amal dari perbuatan kita sebenarnya juga hanyalah sebuah titipan.
    seperti halnya ruh yang dititipkan pada raga…

    terimakasih atas masukannya.
    semoga pemuda dan pemudi negara ini semakin kritis dan cerdas.

  4. Salam sejahtera!

    Pertama saya tanpa sengaja menemukan web ini.dan jarang saya membaca dari permulaan sampai akhir tulisan ,tapi sampai saat ini saya blm browsing mencari artikel yg lain selain saya INGIN membaca Tulisan MAULA yg Penuh kedamaian ala INdonesia Banget …Hidup Pancasila >>>>SLAMAT BERJUAN SAUDARAKU … I lop U Pul
    :D

  5. Selamat berjuang saudara!!!! semoga Paman Sam besertamu memberikanmu fulus segar untuk mengemban misi suci pluralis demokratis humanis anarkis liberal. Buatlah domba-domba di sini agar seluruhnya menjadi hamba tuhan-tuhanmu: tuhan demokrasi, tuhan kebebasan, tuhan hak asasi, tuhan selangkangan gender, dan tuhan-tuhan bikinan lainnya.

    Salam Disko Metal!

  6. Yah pake moderasi, nggak ditampilin deh komen gwa. Ahay

  7. Maula orang keblinger ….


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 66 pengikut lainnya.