Posted by: maulanusantara | April 24, 2008

Membaca Globalisasi dalam Kaca Mata Perang Budaya


Ketika berada di Jepang pada akhir 2006, saya mendengar sebuah cerita menarik yang santer beredar dari mulut ke mulut di kalangan pelaku industri film negeri sakura itu. Konon, berdasar sebuah laporan, ketika Bae Yong Joon, aktor serial televisi Korea berkunjung ke Tokyo, Akie Abe –istri Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe– meminta suaminya untuk memesan kamar di lantai hotel yang sama. Akie Abe berharap, dengan menginap di situ, ia bisa beruntung memergoki Bae Yong Joon dan melihat bintang idolanya itu dari dekat. Baca Lanjutannya…

Posted by: maulanusantara | April 23, 2008

Toleransi Terhadap Ahmadiyah

Melalui perjalanan yang cukup panjang, akhirnya Badan Koordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan (Bakorpakem) yang terdiri dari unsur kejaksaan, kepolisian, Departemen Dalam Negeri, dan Departemen Agama, dalam rapat di kejaksaaan Agung, Rabu (16/4), yang merupakan kelanjutan dari rapat 15 Januari 2008, mengusulkan kepada pemerintah agar memberi peringatan keras untuk menghentikan semua kegiatan jemaah Ahmadiyah, dan jika tak mematuhi rekomendasi itu, tak ada lagi toleransi, pemerintah diminta untuk membubarkan Ahmadiyah. Baca Lanjutannya…

Buku ini merupakan sumbangan penting dalam dua bidang studi yang sekaligus ingin dijembataninya: (1) studi-studi tentang gerakan-gerakan sosial dan (2) studi-studi tentang Islam. Kepada yang pertama, buku ini ingin menawarkan apa yang bisa disumbangkan oleh gerakan-gerakan Islam, kasus-kasus konkret yang diangkat dalam buku ini, kepada pengayaan teori gerakan-gerakan sosial yang pertama kali dikembangkan dari pengalaman-pengalam an Eropa dan Amerika. Kepada yang kedua, buku ini ingin menunjukkan bagaimana khazanah teori gerakan-gerakan sosial itu sendiri bisa amat bermanfaat jika digunakan untuk mempelajari kasus-kasus yang terjadi di negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim - artinya, bukan di wilayah-wilayah di mana teori itu pada mulanya dikembangkan. Baca Lanjutannya…

Posted by: maulanusantara | April 18, 2008

Theophany of Perfection

by Muhyiddin Ibn ‘Arabi

Listen, O dearly beloved!
I am the reality of the world, the centre of the circumference,
I am the parts and the whole.
I am the will established between heaven and Earth,
I have created perception in you only in order to be the object of my perception.
If then you perceive Me, you perceive yourself.
But you cannot perceive Me through yourself,
It is through my eyes that you see Me and see yourself,
Through your eyes you cannot see Me.
Baca Lanjutannya…

 

Penyamaan anggota parlemen Belanda Geert Wilders antara al-Quran dengan Mein Kampf sangatlah ofensif dan menunjukkan kebodohan yang teramat dalam tentang Islam. Wilder kini telah memproduksi sebuah film di mana ia menyebarkan pandangan-pandangan kebenciannya secara lebih luas. Baca Lanjutannya…

Posted by: maulanusantara | April 9, 2008

Mufti, Kristen, dan Rabi

 

Washington, DC – Di Barat, “Seorang mufti, seorang Kristen dan seorang rabi…” kerap merupakan pembuka lelucon antar-agama yang bagus. Tapi saya hidup dalam realitas ini. Saya seorang rabi dan kolega saya dari Syria, Hind Kabawat, adalah Kristen Arab. Kami sudah bekerja selama empat tahun dengan Mufti Agung Syria, Sheikh Ahmed Hassoun, di Damaskus dan Aleppo. Baca Lanjutannya…

Posted by: maulanusantara | April 8, 2008

40 Tahun Tewasnya Martin Luther King Junior

Pendeta Harcourt Klinefelter dulu bertugas sebagai juru bicara pers Martin Luther King, serta merekam sejumlah pidatonya. Ia kini sudah tinggal selama 35 tahun di Belanda dan memberi pelatihan tentang perlawanan tanpa kekerasan.

“I Have a Dream”, judul khotbah Martin Luther King Junior pada tahun 1963, menjadi tonggak sejarah persamaan hak-hak warga kulit hitam Amerika Serikat. Sayang ia tidak berumur panjang. Empat April, 40 tahun lalu, sang pendeta dibunuh. King, saat itu berusia 39 tahun, tewas ditembus peluru ketika berdiri di balkon hotel di Memphis, negara bagian Tennessee. Ia tetap dipandang sebagai simbol perlawanan tanpa kekerasan di Amerika Serikat. Baca Lanjutannya…

Posted by: maulanusantara | April 8, 2008

Dialog Si Tuli

Kopenhagen, Denmark – Pekan lalu di Eropa kami menunggu sambil menahan nafas akan reaksi terhadap pemutaran film yang menyerang Qur’an diproduksi politisi sayap kanan Belanda Geert Wilders. Ini menambah daftar masalah yang sudah timbul sebelumnya, yakni diterbitkannya kembali kartun Nabi Muhammad dalam beberapa koran Denmark. Dua tahun setelah penerbitan pertama, tampaknya kita kembali ke awal lagi, dengan protes membara dan kadang-kadang berubah jadi kekerasan di berbagai wilayah dunia Muslim. Baca Lanjutannya…

Posted by: maulanusantara | April 7, 2008

Pita Venus “Pelindung” Wanita

Korset besi yang katanya melindungi wanita dari perkosaan, ternyata punya sejarah panjang. Dulu merupakan penjagaan suami agar istrinya tidak berselingkuh, lama-lama justru diakali agar bisa menyeleweng. Namun alasan pokoknya tetap demi harkat kemanusiaan wanita, selain secara fisik memang menyiksa. Logam yang menempel ketat tanpa menyisakan celah itu mempersulit gerak langkah serta aktivitas buang hajat pemakainya. Baca Lanjutannya…

Posted by: maulanusantara | April 1, 2008

Pluralisme dan Kerukunan yang Semu

mmi.jpg  

Masyarakat Indonesia dikenal sebagai masyarakat plural agama dan budaya. Jumlah pemeluk agama menunjukkan angka kuantitatif yang sangat mengesankan. Demikian pula tempat peribadatan jumlahnya meningkat tajam menjadi lebih dari 660 ribu buah. Jumlah jamaah haji dari tahun ke tahun juga meningkat. Fakta ini membuktikan agama selain telah menyejarah, juga telah membudaya dan melembaga. 

Meskipun Indonesia bukan negara agama, tapi realitas masyarakat yang agamis menjadikan negara berkepentingan terhadap terciptanya tata kehidupan beragama yang berkualitas, harmonis dan toleran. Meskipun demikian, sebelum tahun 2000, agama sering diletakkan dalam posisi yang tidak proporsional. Baca Lanjutannya…

« Newer Posts - Older Posts »

Categories