Oleh: MAULA | November 23, 2007

Arti Sadar

consciousness-255.jpg

Rata-rata, ternyata Kesadaran itu lahirnya di ujung derita.
Pedih bermula. Tetapi jika kita mampu menerimanya ternyata kita berada dalam pelukan Tuhan.

Yang kemarin, hanya ada dalam ingatan.
Untuk besok, hanya kamu yang mampu dengan harapan.
Yang sekarang, ini adalah yang sebenarnya.
Dimana kamu harus terima, dengan penuh kesadarannya.
Siapa sekarang yang tidak ingin membuka mata, besok pun akan tetap buta.

Teringat kata-kata mutiara, yang masuk dalam batin.
“Orang mulia menyalahkan dirinya, orang bodoh menyalahkan orang lain”
Mengenal diri yang paling penting, adalah unsurnya demi kesadarannya.
Berarti pula memahami kesalahan, serta kekeliruannya masing-masing.

Mengerti adalah syarat yang paling minimal.
Tetapi, mengerti saja apakah sudah cukup?

[jully cheung]

Iklan

Responses

  1. Kesadaran sejarah diri saya tidak membutuhkan response , unik, saya mampu !

    kekurangan diri saya tak terbatas, saya tak ingin melihat batasnya…

    Mengerti tidak cukup, berbagi adalah ujung cerita lain ke arah si pedoman sejarah…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: