Empat Arti Tao

tao_yinyangearth2.jpg

1. Tao sebagai Tao
Tao () tidak berbentuk, merupakan “Sesuatu” yang sudah ada sebelum semuanya ada.

Arti Tao sulit dipahami, artinya sangat luas sehingga sulit diterangkan secara jelas dan rinci melalui sebuah kalimat atau kata-kata.

Arti Tao yang paling sederhana adalah “Jalan”. Ada juga yang mengartikannya “Kelogisan”, “Hukum”, “Pedoman” atau “Aturan”.

Tao adalah “Sesuatu” yang mendasari dan berada dibalik segala peristiwa yang terjadi di alam semesta ini.

Kenapa bumi berputar mengelilingi matahari?
Kenapa bumi mempunyai gaya gravitasi?
Kenapa oksigen dan hidrogen bisa membentuk senyawa menjadi air / H2O?
Kenapa air pada suhu 100C mendidih lalu menguap menjadi gas dan kenapa air pada suhu 0C membeku menjadi es?

Semuanya ada “Hukum”-nya, ada “Aturan”-nya, ada “Pedoman”-nya, ada “Kelogisan”-nya dan ada “Jalan”-nya. Semuanya karena Tao ().

Ikan berenang di air, tetapi tidak mengetahui adanya air.
Burung terbang menunggangi angin, tetapi tidak mengetahui adanya angin.
Manusia berada dalam Tao, tetapi tidak mengerti apa itu Tao.
II. Tao sebagai filsafat Tao
Filsafat Tao () sangat populer, kitabnya yaitu Dao De Jing / Tao Tek Cing ( ) sudah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa.

Isinya sangat padat dan sulit dipahami. Kitab tersebut adalah karya Laozi ( ), seorang Nabi Agung Tao.

Kitab ini tidak hanya digunakan oleh kaum Tao saja, tetapi ada beberapa aliran agama dan spiritual yang juga ikut mengambil manfaat dari kitab ini.

III. Tao sebagai agama Tao
Sebagai suatu agama, Tao () merupakan agama yang tertua. Sejarah ajarannya dimulai dari Hwang Tee (Oei Tee), kurang lebih 2698SM – 2598SM, dipopulerkan dan berkembang ditangan Laozi ( ) dan diwujudkan sebagai agama oleh Zhang Dao Ling (Cang Tao Ling).

Tao merupakan agama yang berke-Tuhanan, yaitu mengakui dan menyembah adanya Thian Kung / Ie Wang Ta Ti / Yang Maha Kuasa / Tuhan. Selain Thian Kung, masih banyak lagi Dewa-Dewi yang disembah, seperti Guan Gong / Kwan Kong ( ), Er Lang Shen ( ), Jiu Tian Xuan Nu ( ) dan lain-lain.

Nabi yang menurunkan Tao adalah Laozi ( ). Kitab sucinya adalah Dao De Jing ( ), Tai Shang Lao Jun Zhen Jing ( ), dan lainnya. Sedangkan upacara ritualnya sudah banyak dilakukan di kelenteng-kelenteng, terutama saat hari besar Dewa-Dewi Tao. Sekarang agama Tao sudah tersebar ke seluruh dunia.

IV. Tao sebagai suatu spiritual 
Pedoman Tao () yang selalu harmonis dan seimbang sesuai dengan lambangnya Yin Yang, menjadikan spiritual Tao tidak hanya memperhatikan masalah kerohanian saja, melainkan juga keduniawian. Melatih raga dan sukma, menggabungkan ilmu pengetahuan dengan agama. Diibaratkan berjalan dengan dua kaki, tidak pincang.

Jika tidak ada langit, mana mungkin ada bintang.

Bagaimanakah caranya mempelajari Tao?

Itulah tugas anda! [lie ming sen]

Source: http://indonesia.siutao.com/

Iklan

2 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s