Oleh: MAULA | Februari 15, 2008

Hypnosis dalam Keluarga

hypnosis2.jpg 

Pengetahuan hipnoterapi untuk anak (hypnoparenting) adalah sarana dan pengetahuan yang ”wajib” dimiliki oleh setiap orang tua yang sukses. Proses hipnosis dalam keluarga yang terjadi pada anak, sebenarnya terjadi setiap hari tanpa orang tua sadari. Di dalam ilmu hipnoterapi, proses hipnosis akan terjadi bila dalam komunikasi terdapat unsur-unsur/komponen dan atau gabungan unsur-unsur (Rachel Copelan Ph.D):

  • Motivation (keinginan kuat akan sesuatu)
  • Relaxation (santai, rileks)
  • Concentration (konsentrasi, fokus terhadap sesuatu)
  • Imagination (imaginasi terhadap sesuatu)
  • Autosuggestion (perintah)
  • Peak Emotion (emosi tinggi)
  • Repetition (pengulangan)


Dari komponen-kompenen tersebut di atas, sebenarnya sangat banyak terjadi proses hipnosis yang ”negatif” yang dapat merusak ”sang anak”, atau hipnosis yang “positif”, misalnya:

  • Bermain game PlayStation cukup lama (unsur imagination, motivation, concentration, emotion), negatif
  • Acara TV cukup lama, yang mengganggu proses belajar sang anak (unsur imagination, motivation, concentration, emotion), negatif
  • Orang tua yang sering marah (peak emotion, repetition), negatif
  • Cerita sebelum tidur oleh orang tua (unsur imagination, motivation, concentration, emotion), positif
  • Membaca bacaan yang mendidik (unsur imagination, concentration, emotion), positif
  • Bermain sendiri dengan alat permainan yang mendidik (unsur imagination, concentration, emotion, relaxation), positif


Peristiwa hipnosis ”negatif/keliru” yang sering kita jumpai adalah akibat komunikasi dengan “emosi negatif” orang tua terhadap sang anak. Sebenarnya niat orang tua saat berkomunikasi adalah sudah baik dan benar, tetapi caranya yang barangkali belum tepat, sehingga sang anak menjadi salah mengerti. Misalnya adalah seperti dibawah ini.Sang anak agak malas belajar, dan orang tua selalu “memerintahkan” untuk belajar. Sang anak sudah mau serius dan usaha keras belajar.

Tentu saja perlu pembiasaan dalam proses belajar ini. Tetapi karena hasilnya belum ”kelihatan”, sang orang tua tetap saja ”memerintah” untuk tetap belajar, dan bahkan ”sering memarahi dan membentak” sang anak. Bahkan orang tua sering memberikan ”label” disertai dengan nada suara tinggi:”Kamu bodoh amat sih, gini saja tidak bisa!”. Sang anak yang sebenarnya sudah berusaha ini, akan merasa ”stress” karena tetap dimarahi.

Dan akan lebih ”celaka” lagi, kalau proses ini berlangsung berulang-ulang, sehingga menimbulkan image ”orang tua pemarah” dari sisi pandang sang anak (bahasa teknis dalam hipnosis disebut dengan anchor) Dalam ilmu hipnosis, sebenarnya secara tidak sadar, orang tua sudah memberikan ”sugesti” (perintah yang masuk ke dalam pikiran bawah sadar sang anak), yaitu mengandung unsur-unsur negative peak emotion, repetition dan negative imagination. Terlihat bahwa sikap orang tua sudah benar, terapi caranya yang kurang benar. Maka dalam proses hipnoparenting, agar proses terapi tuntas, yang seharusnya diterapi adalah sang anak dan sekaligus orang tua, yaitu diberikan edukasi yang benar serta teknik-teknik komunikasi dengan menggunakan bahasa-bahasa hipnosis positif.

Tentu kita harus sadari, bahwa sebenarnya kata-kata orang tua kepada sang anak sebagian besar adalah juga berupa ”kata-kata hipnosis” yang dapat merusak atau mendidik anak ke arah yang positif.

Tugas hypnotherapiest adalah melakukan ”positive reprogramming” agar pasien kembali menjadi normal dan bahkan dapat meningkatkan personality skill sang pasien.[]

Source: http://hipnoparenting.blogspot.com/2008/01/hypnosis-dalam-keluarga.html

Iklan

Responses

  1. Selamat Siang Pak,
    Semoga artikel saya berguna bagi sesama…..

    Salam Sukses,
    Adhi Susilo, CI, CH, CHt

    Silahkan kunjungi weblog kami:
    http://www.hipno-bicara.blogspot.com
    http://www.klinik-hipno.blogspot.com
    http://www.hipnoparenting.blogspot.com

  2. bos, terimakasih postnya,,,,,,,,,,,,

    kunjungan sore.,.,
    kunjungan balik donx

    makasihh….

    tukeran link mau gag???

    ……….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: