Bulan: Maret 2008

UNDANGAN DEMO

MENGUNDANG TURUT SERTA AKSI SOLIDARITAS INDONESIA MENENTANG PEMBANTAIAN DI TIBET PADA:

HARI/TANGGAL: SENIN 31 MARET 2008

JAM: 13-15 WIB

TEMPAT: DEPAN KEDUBES RRC DI MEGA KUNINGAN JAKARTA (DEPAN MALL AMBASSADOR).

TERIMA KASIH.

Source: SMS dari Saudara Ahmad Taufik (wartawan Majalah TEMPO), 08121078xxx

Iklan

Hatta dan Kaderisasi

hatta.jpg 

TAHUN 1927, dan tahun-tahun berikutnya, selepas pemberontakan komunis yang gagal di Sumatera Barat dan Banten adalah masa-masa sulit bagi kaum pergerakan, baik di Indonesia maupun di Belanda. Pemberontakan itu bukan saja membuat pemerintah kolonial terkejut, tetapi juga merupakan awal malapetaka bagi pergerakan nasional. Sebab sejak itu aparat keamanan semakin bertindak keras terhadap semua kegiatan politik kaum nasionalis. (lebih…)

Hilangnya Roh Nasionalisme Pendidikan

sekolah.jpg 

Nasionalisme dan demokratisasi pendidikan ibarat sekeping mata uang yang berdampingan. Belakangan ini, nasionalisme pendidikan dikeluhkan banyak pihak karena orientasi pendidikan cenderung kapitalis dan menghamba masyarakat industri. Tataran kebijakan pendidikan kita cenderung mandul karena didikte nafsu kekuasaan akibatnya pendidikan kebingungan dan salah arah. Pudarnya roh nasionalisme pendidikan disebabkan kebingungan politik penguasa.

Sementara itu, dalam konteks implementasi pendidikan dan pembelajaran selama ini cenderung tidak demokratis. Peserta didik tidak diberi ruang untuk berimajinasi dan berkreasi. Peserta didik cenderung hanya menjadi objek dan tidak tahu apa-apa sehingga harus dijejali sesuai dengan keinginan guru. Kurangnya ruang bagi peserta didik untuk berimajinasi dan berkreasi menunjukkan tertutupnya ruang dialog memadai dalam proses belajar mengajar. (lebih…)

Pancasila dan Keberlanjutan NKRI

indonesia-map.gif

NEGARA kebangsaan Indonesia terbentuk dengan ciri yang amat unik dan spesifik. Berbeda dengan Jerman, Inggris, Perancis, Italia, Yunani, yang menjadi suatu negara bangsa karena kesamaan bahasa. Atau Australia, India, Sri Lanka, Singapura, yang menjadi satu bangsa karena kesamaan daratan. Atau Jepang, Korea, dan negara-negara di Timur Tengah, yang menjadi satu negara karena kesamaan ras.

Indonesia menjadi satu negara bangsa meski terdiri dari banyak bahasa, etnik, ras, dan kepulauan. Hal itu terwujud karena kesamaan sejarah masa lalu; nyaris kesamaan wilayah selama 500 tahun Kerajaan Sriwijaya dan 300 tahun Kerajaan Majapahit dan sama-sama 350 tahun dijajah Belanda serta 3,5 tahun oleh Jepang. (lebih…)

Pancasila: Pluralisme Ala Indonesia

mesjid-bandaaceh.jpg

Masyarakat Indonesia merupakan masyarakat majemuk yang terdiri dari beragam agama. Kemajemukan yang ditandai dengan keanekaragaman agama itu mempunyai kecenderungan kuat terhadap identitas agama masing- masing dan berpotensi konflik.

Oleh karena itu, untuk mewujudkan kerukunan hidup antarumat beragama yang sejati, harus tercipta satu konsep hidup bernegara yang mengikat semua anggota kelompok sosial yang berbeda agama guna menghindari ”ledakan konflik antarumat beragama yang terjadi tiba-tiba”. (lebih…)

Kerancuan antara Vatikan dan Takhta Suci

basilica.gif  

Selalu muncul kerancuan antara sebutan Vatikan dan Takhta Suci. Maklum orang awam tidak bisa membedakannya selain mengenal Vatikan secara lebih luas ketimbang Takhta Suci. Vatikan hanyalah merujuk pada wilayah seluas 44 hektar termasuk 700.000 meter persegi lahan di luar Vatikan, tetapi umumnya berada di dalam kota Roma juga, kecuali sebuah pemancar Radio yang berada 18 km di luar kota Roma. Itulah yang menjadi wilayah negara Kota Vatikan. (lebih…)

Sejarah Rosario

rosary.jpg 

Kata Rosario berasal dari bahasa latin , rosarium (dari akar kata Latin, rosa = bunga mawar), yang berarti karangan bunga mawar.Dalam Yes 11: 1 ” suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah.” Tunas yaitu keturunan baru dari Isai dan Taruk itu melambangan Maria. Buah melambangkan Yesus yang lahir dari Maria. (lebih…)