Oleh: MAULA | Juli 27, 2009

Resensi Film; Public Enemies

PE

KEJAHATAN biasa merajalela di masa krisis. Kesimpulan ini akan muncul jika kita melihat sejarah. Ambil contoh, apa yang terjadi di Amerika Serikat (AS) ketika negara itu mengalami masa depresi besar-besaran di awal tahun 1930. Sepak terjang para bandit bersenjata di Negeri Paman Sam menggila di saat bersamaan dengan rontoknya industri keuangan.

Bryan Burrough menuliskan buku nonfiksi tentang kriminal AS di masa depresi. Buku Burrough yang berjudul Public Enemies: America’s Greatest Crime Wave and the  Birth of The FBI berfokus pada pengejaran seorang perampok bersenjata bernama John Dillinger.

Burrough kemudian menawarkan novelnya ke Michael Mann untuk diangkat sebagai kisah layar lebar. Mann yang terkenal dengan serial laga televisi, Miami Vice, mengajak sejumlah nama tenar di film ini. Johny Depp kebagian peran sebagai pemeran Dillinger, sedangkan Christian Bale yang kondang sebagai Batman berperan menjadi agen FBI, Melvin Purvis.

Film ini menuturkan kiprah Dillinger sebagai merupakan gembong perampok. Nama Dillinger cukup berbunyi di antara para bandit yang menguasai kawasan Mid-west, AS.

Dillinger bisa tampil sebagai tokoh yang heroik di mata masyarakat yang jatuh miskin akibat krisis keuangan. Dengan uang hasil rampokannya, Dillinger bisa bergaya bak Robin Hood.

Dalam sejarah sesungguhnya, nama Dillinger kerap dikaitkan dengan dua bandit lainnya, Pretty Boy Floyd dan Baby Face Nelson.

Penegak hukum di AS memberi stempel musuh masyarakat ke Dillinger karena aksi nekad si penjahat. Ia tak cuma merampok bank, tetapi juga terlibat dalam baku tembak dengan para hamba hukum.

Aksi Dillinger yang paling terkenal adalah melarikan diri dari penjara Lake County di Indiana. Dillinger berhasil lolos setelah menodong penjaga penjara dengan pistol mainan.

Kritikus di AS menilai, Mann sudah melukiskan dengan akurat kehidupan Dillinger. Untuk menjaga keotentikan cerita, Mann bersikeras melakukan pengambilan gambar di tempat yang sesungguhnya.

Namun ada yang menilai Mann keliwat asyik dengan kisah baku tembak dan lalai menuturkan krisis yang menjadi setting cerita. Akibatnya, terlalu banyak adegan kekerasan di film.

Durasi: 1 Jam 44 Menit
Genre: Drama, Action
Dirilis: 1 Juli 2009
Distributor: Universal Studios
Sutradara: Michael Mann
Pemain: Johnny Depp, Christian Bale, Marion Cotillard, Channing Tatum

Sumber: weekend.kontan.co.id

Iklan

Responses

  1. mantaff filmnya keren


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: