Month: April 2010

Anies Baswedan masuk Daftar 20 Tokoh Berpengaruh di Dunia 20 Tahun Mendatang

Anies Baswedan

Anies Baswedan

Rektor Paramadina Anies Baswedan terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April ini.

Dalam edisi khusus yang berjudul “20 Orang 20 Tahun” itu, Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka diprediksi berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menteri Luar Negeri Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House of Representative AS, Paul Ryan. (lebih…)

Meteor yang Jatuh di Indonesia

Peristiwa jatuhnya meteor seperti yang terjadi di Duren Sawit Jakarta Timur, Kamis (29/4) sore kemarin sebenarnya bukanlah hal baru. Peristiwa jatuhnya benda luar angkasa di sekitar Jabodetabek ini pernah terjadi pada tahun 1915. Sedangkan di tanah air peristiwa jatuhnya meteor ini sudah terjadi sejak Indonesia belum berdiri. (lebih…)

Memperingati Operasi Pembebasan Irian Barat

Patung Pembebasan Irian Barat

Patung Pembebasan Irian Barat

Operasi Trikora, juga disebut Pembebasan Irian Barat, adalah konflik dua tahun yang dilancarkan Indonesia untuk menggabungkan wilayah West New Guinea. Pada tanggal 19 Desember 1961, Presiden Indonesia Soekarno mengumumkan pelaksanaan Trikora di Alun-alun Utara Yogyakarta. Soekarno juga membentuk Komando Mandala. Mayor Jenderal Soeharto diangkat sebagai panglima. Tugas komando ini adalah merencanakan, mempersiapkan, dan menyelenggarakan operasi militer untuk menggabungkan Papua Barat dengan Indonesia. (lebih…)

Surat Sri Mulyani kepada Kajagung tentang Kasus Paulus Tumewu

Dalam surat bernomor SR-173/MK.03/ 2006 tertanggal 16 Oktober 2006 Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta agar penyidikan kasus pengemplangan pajak yang dilakukan Paulus Tumewu segera dihentikan.

Kepada Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh, Sri Mulyani mengatakan bahwa Paulus telah memenuhi kewajiban pajaknya. Dan karena itu, proses penyidikan untuk adik ipar Eddy Tansil itu harus dihentikan.
Berikut adalah isi surat Sri Mulyani untuk Jaksa Agung yang kembali muncul ke permukaan menyusul laporan yang disampaikan Sekjen Asosiasi Pembayar Pajak Sasmito Hadinagoro di Panjak Pajak DPR RI hari Selasa kemarin (20/4). (lebih…)

Meninjau Fenomena Buruh; Kompleksitas Konflik Industri

Pemandangan di salah satu sudut kawasan industri

Pemandangan di salah satu sudut kawasan industri

Oleh Novri Susan

HUBUNGAN kerja industri memiliki kompleksitas sumber dinamika seperti isu upah, kesejahteraan pekerja, dan identitas para pekerja. Sumber-sumber dinamika hubungan kerja tersebut mampu mendorong efektivitas proses industri sekaligus menciptakan konflik kekerasan yang mereduksi kualitas kerja industri. Itu bisa menyebabkan efek-efek tak produktif seperti berhentinya aktivitas perusahaan, kerugian ekonomis, dan merenggangnya kohesivitas sosial antar-pekerja. (lebih…)

Menggugat Hegemoni Buruh; Membongkar Kesadaran atas Realitas Buruh

Oleh: Andito

“…there’s a disconnect between public and private morality. What corporations and governments do (ruining people’s retirement funds, killing an enemy en masse) is unthinkable for the individual. Few societies have successfully bridged this gap. The only answer I can come up with is that only consciousness can prevail. When you find yourself having to make a difficult moral choice, your choice comes intuitively. One person automatically resorts to violence, another automatically resists violence. In the larger scheme this doesn’t mark the difference between good and bad. It marks the stages of evolution that consciousness has always gone through and will continue to.”

[…Ada keterputusan antara moralitas publik dan individu. Apa yang korporasi dan pemerintah lakukan (pembangkrutan dana pensiun masyarakat, pembunuhan massal) tak terpikirkan oleh individu. Segelintir masyarakat berhasil menjembatani kesenjangan ini. Satu-satunya jawaban yang bisa kuberikan hanyalah kesadaran yang merata. Ketika Anda dihadapkan pada sebuah pilihan moral yang sulit, pilihan Anda muncul secara intuitif: apakah memilih kekerasan ataukah melawan kekerasan. Dalam tataran yang lebih luas, hal ini tidak menandai perbedaan antara baik dan buruk. Ia menandai tahapan-tahapan evolusi bahwa kesadaran senantiasa menembus dan terus berlanjut.]

–Deepak Chopra, The Amorality of the Free Market (lebih…)

Maria Farida Indrati Soeprapto; Agama bukan Ranah Negara

Mahkamah Konstitusi menolak permohonan pencabutan Undang-Undang tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama terhadap Undang-Undang Dasar 1945, Senin pekan lalu. Dan Maria Farida Indrati satu-satunya di antara sembilan hakim konstitusi yang memberikan dissenting opinion.
“Saya terbiasa sendiri,” ujarnya. Ia berpendapat Mahkamah seharusnya mencabut undang-undang produk 1965 itu karena negara tak boleh mencampuri tafsir sebuah ajaran. (lebih…)

Memperingati Kesyahidan Sayyidah Fathimah az Zahra; Biografi dan Kepribadiannya



Sayyidah Fathimah az Zahra

Sayyidah Fathimah az Zahra

Nama: Fatimah Gelar: Az-Zahra' Julukan: Ummu Aimmah, Sayyidatu nisâil `âlamîn, Ummu Abihâ. Ayah: Muhammad Rasulullah saw Ibu: Khadijah Al-Kubra Tempat/Tgl Lahir: Mekkah, hari Jum'at, 20 Jumadits Tsani Hari/Tgl Wafat: Selasa, 3 Jumadits Tsani 11 H. Umur: 18 tahun. Makam: Baqi', Madinah Al-Munawwarah. Jumlah putera dan puteri: 2 laki-laki, dan 2 perempuan. Laki-laki: Al-Hasan dan Al-Husein Perempuan: Zainab dan Ummu Kaltsum. (lebih…)

Upaya Hukum; Melakukan Praperadilan

Tegakkan Keadilan dalam Pelaksanaan Hukum di Indonesia

Tegakkan Keadilan dalam Pelaksanaan Hukum di Indonesia

Oleh : Drs. M. Sofyan Lubis, SH.

Dalam proses penegakan hukum pidana pada kenyataannya sering terjadi orang ditangkap dan ditahan tanpa adanya surat perintah penangkapan dan/atau penahanan, bahkan proses penangkapannya sering pula dilakukan tanpa mengindahkan hak-hak asasi manusia, atau melanggar pasal 18 ayat (1) UU No.39 tahun 1999 tentang HAM, terkait asas praduga tak bersalah, yang berbunyi ; ”Setiap orang yang ditangkap, ditahan, dan dituntut karena disangka melakukan suatu tindak pidana berhak dianggap tidak bersalah, sampai dibuktikan kesalahannya secara sah dalam suatu sidang pengadilan dan diberikan segala jaminan hukum yang diperlukan untuk pembelaannya, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan” dan berdasarkan pasal 4 UU yang sama, setiap orang memiliki ”hak untuk tidak disiksa” dalam penegakan hukum. Dan dalam pasal 9 ayat (2) UU No.4 tahun 2004 tentang Kekuasaan Kehakiman Pejabat yang melanggar ketentuan tersebut di atas bukan lagi dapat dipidana akan tetapi ”dipidana”. (lebih…)