Hari: Mei 1, 2010

Sejarah Musik Disko, Dansa, dan Lirik Seks

Disko dan musik dansa identik dengan budaya gay? Itu klaim mereka. Kaum homo di Amerika sana menganggap tidak ada bentuk seni pop yang lebih pas identik dengan kultur gay dibandingkan dengan disko dan musik dansa. Di negara George W. Bush sana, di bar atau diskotek yang ingar-bingar dengan musik dansa, para gay secara terbuka mengekspresikan identitas seksualnya.

Meminjam kata-kata Simon Frith dalam buku Sound Effects: Youth, Leisure, and the Politics of Rock ‘n’ Roll, disko itu musik dengan bar tunggal, mobilitas seksual, pengelanaan heteroseksual, masa bebas akhir pekan, dan fantasi-fantasi yang fana. Apa sih sebenarnya jenis musik ini? Musik dansa adalah gubahan atau permainan musik khususnya untuk tarian pergaulan (social dancing). Ia muncul sejak tiga-empat abad lalu–jauh sebelum lahirnya disko. (lebih…)

Sejarah Hari Buruh 1 Mei (MayDay)

May Day lahir dari berbagai rentetan perjuangan kelas pekerja untuk meraih kendali ekonomi-politis hak-hak industrial. Perkembangan [kapitalisme] industri di awal abad 19 menandakan perubahan drastis ekonomi-politik, terutama di negara-negara kapitalis di Eropa Barat dan Amerika Serikat. Pengetatan disiplin dan pengintensifan jam kerja, minimnya upah, dan buruknya kondisi kerja di tingkatan pabrik, melahirkan perlawanan dari kalangan kelas pekerja. (lebih…)

Meningkatkan Kompetensi Tenaga Kerja Indonesia (Bila Masih Perlu)

SEBAGAI bangsa serumpun, Malaysia merupakan negara terdekat bagi Indonesia. Baik dari segi geografis maupun budaya, banyak kesamaan di antara kedua negara. Namun, meskipun sebagai bangsa serumpun yang hidup bertetangga, hubungan bilateral Republik Indonesia (RI) dengan Malaysia tidak selamanya berjalan harmonis.

Hubungan Indonesia-Malaysia selalu mengalami pasang surut. Kadang mesra, kadang penuh ketegangan. Jika kita mempelajari kembali sejarah, ketegangan hubungan bilateral Indonesia- Malaysia pertama kali terjadi pada tahun 1960-an. Pada saat itu, presiden pertama Republik Indonesia Soekarno menentang pembentukan Federasi Malaysia. Soekarno menganggap Federasi Malaysia merupakan wujud neokolonialisme Inggris. ”Ganyang Malaysia” pun dengan lantang diserukan oleh Soekarno. (lebih…)