Oleh: MAULA | Juni 3, 2010

Ketika individualisme dan materialisme semakin merajalela, sosok sahabat menjadi komoditi yang mahal.

Jika persahabatan itu hanya berdasarkan kepentingan, dan hanya berdasarkan keuntungan. Ketika individualisme dan materialisme semakin merajalela, sosok sahabat menjadi komoditi yang mahal.

Tak dapat dipungkiri terdapat hubungan simbiosis mutualisme atau saling menguntungkan di dalam persahabatan tetapi ada pula pelajaran di dalamnya yaitu belajar memberi dan menerima (take and give), belajar mendengar dan didengar, juga belajar mengikis ego dan menjaga empati.

Saling menghargai privacy sahabat termasuk kiat awetnya hubungan, ibarat buku ada lembaran-lembaran yang tak perlu dibaca dan dibuka dengan jelas. Sahabat yang baik hafal betul saat kuncup dan mekarnya kita.

Indikator persahabatan yang sehat adalah persahabatan yang tidak membuat kita menutup diri terhadap pergaulan dengan orang lain, yang tetap bisa menjaga obyektifitasnya, yang bernuansa kejujuran, yang membawa rasa nyaman dan yang tak perlu memaksa kita terus menerus menggunakan topeng.

Persahabatan, seperti layaknya perkawinan, persahabatan pun tidak selalu berkembang kearah yang diinginkan. Maka, satu hal yang menyebabkan persahabatan dapat terus berjalan adalah, toleransi. Yang harus kita pahami bahwa persahabatan takkan putus oleh sebuah pertengkaran.

Pepatah bilang mencari musuh lebih mudah daripada menemukan sahabat. Saat kita bertengkar berbeda pendapat seperti ada sebagian yang hilang dalam diri. Padahal bersahabat bukan berarti selalu sepakat. Ada perbedaan-perbedaan yang membuatnya bervariasi, yang lebih penting adalah bagaimana saling memahami dan menghargai perbedaan tersebut.

Hewan memerlukan sahabat. Semua makhluk hidup penting punya sahabat. Setidaknya mungkin teman baik. kalau dengan hewan saja hubungan persahabatan bisa demikian indahnya. Bagaimana dengan hubungan persahabatan diantara sesama manusia?

Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah.

Saya teringat sepengal syair Kahlil Gibran tentang persahabatan

“Sahabat adalah kebutuhan jiwa yang mendapat imbangan. Dialah ladang hati yang dengan kasih kau taburi dan kau pungut buahnya penuh rasa terima kasih. Dia pulalah naungan sejuk keteduhanmu Sebuah pendiangan demi kehangatan sukmamu. Karena kau menghampirinya di kala hati gersang kelaparan. Dan mencarinya di kala jiwa membutuhkan kedamaian”

Salam Perdamaian dan Persahabatan untuk kalian semua

AndiEmil Fitrah Ramadhani43fr_313

Iklan

Responses

  1. Satu lagi, senyum adalah bahasa persahabatan yang mudah dimengerti semua orang πŸ™‚

  2. persahabatan tanpa ada embel2 lain…sahabat tetap sahabat


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: