Oleh: MAULA | Juni 19, 2010

Puisi Terakhir Motinggo Busye

Saatnya tiba untuk berbisik perlahan

pada Tuhan

aku sudah siap tapi ingin

tahu
bilakah saat diriku

Kau ambil

Agar kurasakan nikmat maut

menjemput
dalam terang tanpa berkabut

dan inilah kata ketika

aku merasuk dalam malam

sulit tidur adalah kebiasaan setelah tua

tapi sungguh tak ada takutku pada

maut
hari-hari ini tiba untuk berbisik

perlahan
membujuk Engkau untuk

memberitahuku
soal yang penting itu

aku ingin mengalaminya sendiri

dan menikmati mati

sehingga menjadi indah

tanpa cadar

dan ketika itu tiada pemberontakan

kecuali suka

sama suka

Motinggo Busye, 1999

Sumber: http://www.facebook.com/notes/quito-riantori/puisi-terakhir-motinggo-busye-merasuk-malam/10150214553640093

Iklan

Responses

  1. hembb….salam kenal….puisinya keren..

  2. hemmbb..blognya keren mas….

    mantapp..puisinya jugga..

  3. mantappp…bahasanya keren dah,,,


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: