Oleh: MAULA | Juni 29, 2011

Kilas Sejarah 29 Juni

Perang Balkan Kedua Meletus

Tanggal 29 Juni 1913, meletuslah Perang Kedua Balkan antara Bulgaria melawan Serbia, Yunani, Montenegro, Romania, dan Imperium Ottoman. Perang Balkan Pertama terjadi setahun sebelumnya antara Bulgaria, Serbia, Yunani, dan Montenegro yang berada di bawah kekuasaan Ottoman melawan pemerintahan pusat Ottoman, dengan tujuan untuk memerdekakan diri.

Dalam perang tersebut, 80 persen wilayah Ottoman berhasil memerdekakan diri, namun di antara mereka timbul perselisihan tentang pembagian wilayah dan meletuslan Perang Balkan Kedua. Dalam perang ini, Bulgaria akhirnya menawarkan perdamaian dan ditandatanganilah perjanjian Bukares yang isinya penyerahan sebagian wilayah yang dikuasai Bulgaria keapda Serbia, Rumania, Yunani, dan Montenegro. Perang Balkan Kedua merupakan bibit perseteruan yang akhirnya menimbulkan pecahnya Perang Dunia Pertama tahun 1914.

Perang Udara Vietnam Meningkat

Tanggal 29 Juni tahun 1966, dalam era Perang vietnam, pesawat-pesawat pengebom AS membombardir kota Hanoi dan Haiphonh yang padat penduduk serta menghancurkan gudang minyak di dekat kedua kota. Tentara AS berharap dengan mengebom Hanoi, ibukota Vietnam Utara, kekuatan militer Vietnam Utara akan kehabisan suplai militernya sehingga kekuatannya melemah. Perang Vietnam dimulai tahun 1961 dengan dikirimkannya pasukan AS dalam jumlah besar oleh Presiden Kennedy untuk mendukung rezim Vietnam Selatan dalam menghadapi Viuertnam Utara yang berhaluan komunis. Tiga tahun kemudian, Presiden Lyndon B. Johnson memerintahkan dimulainya serangan terhadap Vietnam Utara. Perang itu berakhir tahun 1973 dengan mengorbankan nyawa 58.000 tentara AS serta dua juta tentara dan warga sipil Vietnam.

Isabela Peron Diangkat Sebagai Presiden

Tanggal 29 Juni tahun 1974, setelah kematian Presiden Argentina, Juan Peron, istrinya, Isabela Peron yang sebelumnya menjebat sebagai Wakil Presiden, diangkat sumpahnya untuk menjadi Presiden Argentina. Namun, Isabela Peron tidak mampu menyelesaikan kekacauan ekonomi dan politik yang diwariskan oleh suaminya. Ia juga tidak mampu menggalang dukungan dari kekuatan-kekuatan dalam negeri. Mendiang suaminya, Juan Peron, meraih kekuasaan pada tahun 1943 melalui sebuah kudeta. Namun dua tahun kemudian, Juan Peron giliran dikudeta dan dipenjarakan. Atas usaha keras istri pertamanya, Evita Peron, Juan Peron dibebaskan dan kembali menjadi presiden. Pada tahun 1952, Evita Peron meninggal dunia dan Juan Peron menikahi Isabela Peron. Isabela Peron hanya mampu bertahan dua tahun di kursi kepresidenan dan pada tanggal 24 Maret 1976, dia digulingkan dalam sebuah kudeta oleh kelompok militer dan dipenjarakan selama lima tahun.

Seychelles Merdeka

Tanggal 29 Juni tahun 1976, Seychelles, sebuah negara kepulauan di Samudera Hindia, di lautan sebelah timur Afrika, meraih kemerdekaannya. Seychelles awalnya dikuasai oleh Portugis, kemudian berpindah ke tangan Perancis, dan akhirnya jatuh ke tangan Inggris. Sejak tahun 1960, perjuangan kemerdekaan di Seychelles semakin meningkat sampai akhirnya meraih kemerdekaan enam belas tahun kemudian. Seychelles terdiri dari sekitar 100 buah pulau yang subur dan berpenduduk sekitar 80.000 orang.

Abu Thalib Wafat

Tanggal 26 Rajab tahun ke-3 Sebelum Hijrah, Abu Thalib, paman Rasulullah Muhammad SAWW dan ayah Imam Ali a.s., meninggal dunia. Pada saat itu, Abu Thalib dan kaum muslimin lainnya terkepung di tengah Lembah Abu Thalib akibat pemboikotan kaum musyrikin. Setelah meninggalnya Abdul Muthalib, kakek Nabi Muhammad SAWW, beliau mulai diasuh oleh pamannya Abu Thalib. Saat itu, usia Muhammad baru delapan tahun.
Setelah bi’tsat atau diangkatnya Muhammad sebagai Rasul Allah, Abu Thalib masuk Islam dan menjadi pelindung terbesar Nabi Muhammad di hadapan kaum musyrikin. Sebelum wafatnya, Abu Thalib memberi wasiat kepada keluarga dan temannya agar membela Islam dan Rasulullah. Pada tahun yang sama, istri Rasullah, Khadijah, yang merupakan perempuan pertama yang memeluk Islam, juga meninggal dunia. Karena kesedihan Rasulullah yang amat mendalam, tahun tersebut dinamakan sebagai “Tahun Kesedihan”.(IRIB)

Sumber


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: