Month: Juli 2011

Biografi Singkat D. N. Aidit

D. N. Aidit saat muda

D. N. Aidit saat muda

Memahami peranan D.N Aidit, dalam konstelasi politik Orde Soekarno tidaklah sulit. Aidit dapat kita kenal dalam lembaran sejarah Orde Soeharto sebagai seorang tokoh penting dalam PKI. Selain itu ia dikenal dekat Sukarno dan juga diduga menjadi otak intelektual terjadinya peristiwa G 30 S. Akan tetapi pemaparan Aidit sebagai bagian konstruksi sejarah politik di Indonesia, tentunya agak sedikit menyulitkan. Terutama karena tokoh Aidit selama kurun 32 tahun telah sedemikian rupa didistorsikan sebagai simbolisme negativa ketokohan politik di Indonesia. Sehingga terjadi kesulitan menjelaskan mengenai peran sejarah tokoh ini pada “apa yang ada pada realita historisnya sendiri”.

Walaupun ia adalah tokoh penting dalam kesejarahan Indonesia, seluruh kehidupan D.N Aidit tampak, masih sebagai sebuah teka-teki yang urung terselesaikan. Aidit memulai karir politiknya sejak awal bersama ideology komunis yang diyakininya. Aidit pun mati ditembak oleh sekawanan tentara “Pancasilais”, karena ideologinya yang komunis serta tuduhan makar tanpa adanya proses peradilan. (lebih…)

Resensi; Pemikiran Liberal di Dunia Arab

Cover Buku Pemikiran Liberal di Dunia Arab

Cover Buku Pemikiran Liberal di Dunia Arab

Kajian atas buku: Pemikiran Liberal di Dunia Arab, karangan Albert Hourani, Bandung: Mizan, 2003

Memasuki pertengahan abad ke-18, Dunia Arab mulai dikejutkan pada sebuah getaran peradaban yang begitu berbeda. Kedatangan Bangsa Eropa dengan alam sekulernya, -yang memisahkan antara lembaga sosial-politik dengan keagamaan- telah melahirkan berbagai respons dari para pemikir di Dunia Arab, yang saat itu terkungkung dalam pemahaman Islam Ortodoks. Sejatinya, memang setiap hal yang baru ditakdirkan melahirkan respons pada tiga hal. Pertama, Menolak. Mereka yang melakukan hal ini percaya, bahwa barat hanya akan menularkan keburukan bagi peradaban Arab. Jika ada kebaikan yang muncul, kelak lambat laun kebaikan itu akan berubah menjadi keburukan juga. Selain itu, mereka yang menolak, juga takut, bahwa dengan adanya pengaruh barat, peran mereka yang sudah mapan dimasyarakat akan terpinggirkan. Kedua, Menerima. Penerimaan dilakukan hanya oleh percaya, bahwa untuk mengangkat derajat Bangsa Arab dibutuhkan sebuah hal yang baru, yang pada saat itu solusinya adalah peradaban barat. Ketiga, Menolak sambil Menerima. Artinya ada beberapa hal dari peradaban barat yang mereka tolak, tetapi mereka pun menerima bagian lainnya. (lebih…)

Kepolisian Kerap Lakukan Pelanggaran HAM

Kasus pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan polisi semakin meningkat. Catatan Komnas HAM pada tahun 2010 menyatakan bahwa kepolisian tercatat puluhan kali melakukan pelanggaran HAM. Pelanggaran itu antara lain, 30 kasus penyiksaan saat penyidikan, 32 kasus penganiayaan serta  16 kasus  kekerasan yang dilakukan polisi baik saat bertugas maupun di luar dinas.

Menurut Ketua Komnas HAM, Ifdal Kasim, peningkatan kasus pelanggaran HAM oleh polisi ini juga disumbang oleh gencarnya operasi pemburuan terorisme oleh Detasemen Khusus 88 Anti teror. Di sejumlah tempat, menurut Ifdal, bahkan polisi langsung melakukan tembak di tempat terhadap mereka yang diduga anggota teroris. (lebih…)

Menjaga Kesehatan Mata

Mata adalah Jendela Dunia

Mata adalah Jendela Dunia

Mata adalah organ tubuh yang paling menakjubkan. Mata adalah jendela dunia. Dengan mata kita dapat melihat hijaunya daun, birunya langit, warna warni bunga, putihnya salju dan segala keindahan dunia lainnya. Setelah bertahun tahun hidup dalam keindahan itu, apa yang terjadi bila semuanya tiba tiba berubah menjadi gelap?

Kebutaan atau hilangnya penglihatan merupakan masalah utama kesehatan di beberapa negara baik negara berkembang maupun negara maju. Di Amerika, hampir 3,3 juta penduduk yang berusia diatas 40 tahun mengalami kebutaan oleh karena berbagai sebab.  (lebih…)