Hari: Agustus 21, 2011

Sejarah Konflik Palestina – Israel

Kita harus banyak belajar dari anak-anak Palestina dalam melawan penjajah

Kita harus banyak belajar dari anak-anak Palestina dalam melawan penjajah

Konflik Palestina – Israel menurut sejarah sudah sejak tahun 1967, ketika Israel menyerang Mesir, Yordania dan Syria dan berhasil merebut Sinai dan Jalur Gaza (Mesir), dataran tinggi Golan (Syria), Tepi Barat dan Yerussalem (Yordania). Sampai sekarang perdamaian sepertinya jauh dari harapan. Ditambah lagi terjadi ketidaksepakatan tentang masa depan Palestina dan hubungannya dengan Israel di antara faksi-faksi di Palestina sendiri.

Tulisan ini dimaksudkan sebagai pengingat sekaligus upaya membuka pemahaman kita mengenai latar belakang sejarah sebab terjadinya konflik ini. (lebih…)

Lailatul Qadr; Mendekati Tuhan dengan Sebaik-baik Pendekatan

Betapa cepat kita melangkahkan kaki melewati hari-hari? Betapa cepat waktu berlalu? Siapa yang haus akan harta, maka dengan apa ia akan puas? Siapa yang rakus akan kesejahteraan dan kelapangan, maka sampai kapan ia bakal merasakan kelezatan akan kedamaian? Sampai di mana kita harus tersengal-sengal mengejar dunia? Mengapa kita harus tamak? Oh, seandainya kuda liar ini dapat menghirup napas ketenangan walau barang sejenak dan menyerahkannya kepada jiwa. Jiwa yang tenang dan ringan yang mencapai sumber yang hakiki lalu memuaskan wujud manusia.

Malam ini adalah malam dimana jiwa manusia akan kenyang dengan sumber kehidupan. Malam yang memaksa kita untuk berpikir dan menerawang akan tingkah laku kita di dunia. Memikirkan apa yang telah lewat dan menyusun rencana untuk meraih masa depan. Musafir Ramadhan pada jamuan penuh berkat di bulan mulia ini telah tiba di malam yang paling mulia. Malam dimana jiwa manusia bersiap-siap menerima hidangan langit. Pemrakarsa jamuan di bulan Ramadhan ini telah menyiapkan banyak hadiah di malam ini. Para penduduk langit di malam Lailatul Qadr turun ke bumi untuk menjamu para tamu Allah dan mengucapkan salam kepada mereka. (lebih…)

Mengenal Syahid Mihrab Pertama dalam Sejarah Islam; Ali bin Abi Thalib

Ali bin Abi Thalib; syahid mihrab pertama dalam sejarah Islam

Ali bin Abi Thalib; syahid mihrab pertama dalam sejarah Islam

Subuh tanggal 19 Ramadhan hati Imam Ali as bergetar petanda akan terjadi sebuah peristiwa besar. Berkali-kali beliau keluar dari kamarnya dan menatap langit sembari menitikkan air mata. Kepada dirinya Imam Ali berkata, “Malam ini adalah malam yang telah dijanjikan.” Beliau kemudian mengingat ucapan Rasulullah yang disampaikan kepadanya di bulan Ramadhan. Rasul berkata, “Akan terjadi peristiwa getir yang menimpamu di bulan ini. Aku melihatmu tengah melaksanakan shalat ketika seorang paling celaka di muka bumi menghantam kepalamu dengan pedang sehingga jenggotmu bersimbah darah yang bercucuran dari kepalamu.” (‘Uyun Akhbar ar-Ridha, jilid 1, hal 297)

Subuh hari itu tengkuk kepala Imam Ali terbelah setelah disabet pedang yang telah dilumuri racun milik Abdurrahman bin Muljam di mihrab masjid Kufah. Darah membasahi seluruh wajah Imam Ali as, namun terdengar dari lisannya beliau berkata, “Demi Allah pemilik Ka’bah! Aku Beruntung.” Tiga hari kemudian pada Subuh tanggal 21 Ramadhan tahun 40 Hijrah, Imam Ali as meninggalkan dunia yang fana menemui penciptanya. (lebih…)

Berlian pada Nyala Lilin

Nyala api lilin ternyata mengandung limpahan berlian. Ini adalah temuan Wuzong Zhou, ilmuwan dari University St Andrews, Skotlandia, Inggris, yang dipublikasikan di Chemical Communication Journal bulan ini.

Penemuan ini bisa dikatakan tak direncanakan. Zhou hanya memenuhi tantangan koleganya yang mengatakan bahwa tak ada yang bisa mengetahui penyusun nyala lilin.

“Kolega universitas lain mengatakan, pasti tak ada yang tahu penyusun nyala lilin. Saya bilang, saya percaya sains dan bisa menjelaskan semua, jadi saya berusaha menemukan,” kata Zhou. (lebih…)

Bunuh Diri Negara dalam Kapitalisme

Setelah runtuhnya Komunisme Sovyet, tampaknya tidak ada lagi musuh strategis Ideologi Kapitalisme yang cukup mumpuni, sehingga Ideologi ini praktis melenggang pada panggung kekuasaan sendirian. Teman taktis nya selama ini para diktator pun satu per satu ditumbangkan. Setelah Komunisme lumpuh maka Ideologi ini yang bertumpu pada demokrasi liberal dan pasar bebas melumpuhkan juga negara-2 Otoritarian dalam pandangannya. Satu persatu pun dilucuti seperti Taliban, Saddam Hussein.

Sehingga praktis sebagai pintu masuk meliberalkan pasar, pintu demokratisasi pun menjadi jalan bagi AS sebagai dalam menawarkan pasar bebas bagi negara yang masih tampak menjalankan kapitalisme setengah-setengah yaitu disatu sisi telah menerima pasar bebas tetapi masih alergi membuka pasar untuk komoditas politik seperti beras, minyak bumi dlsb, telekomunikasi, dlsb pengokoh kekuasaan penguasa diktator. (lebih…)

Rahasia Piramid; Sisi Lain Peradaban Mesir Kuno

Piramid Khufu, saksi sejarah peradaban masa lalu Mesir Kuno

Piramid Khufu, saksi sejarah peradaban masa lalu Mesir Kuno

Mesir kuno, 3000 SM, adalah peradaban tua yang besar dan maju. Sebagai sebuah tatanan masyarakat dan kebudayaan, Mesir kuno menjadi saksi sebuah peradaban yang telah mengenal cara berpakaian, membuat struktur bangunan, baca, tulis, dengan tatanan ekonomi dan politik yang mapan. 

Peradaban yg mengenal sistem irigasi, perladangan, pertanian telah menjadikan hasil pertanian menghasilkan surplus produksi untuk disimpan dan diperdagangkan.  Mesir kuno tlah mengenal penambangan baik batu, besi, timah maupun emas, bahkan konstruksi, sampai abad ini pun setelah 5000 tahun lebih berlalu, manusia abad ini masih terkagum dengan pembangunan pyramid yang begitu megah, rumit dengan bahan dasar puluhan juta ton batu yang tersusun rapi menjulang ratusan meter keangkasa. (lebih…)