Month: September 2011

Puritanisme Wahabi-Salafi

Sikap tidak mendukung pluralisme dalam kehidupan beragama cenderung melahirkan teroris baru. Demikian ungkap Intelektual Muslim, Jalaluddin Rahmat, saat membahas buku berjudul “Dua Wajah Islam: Moderatisme Vs Fundamentalisme”, karya Stephen Sulaiman Schwartz terbitan The Wahid Institute. Buku itu memotret salah satu aliran Islam di Arab Saudi, Wahabi (Kompas, 3/11).

Jalaluddin mengakui, penganut Wahabi ditandai dengan melekatnya perasaan paling suci. Mereka menganggap kelompok mereka sebagai penganut tauhid murni. Dengan melekatnya perasaan paling suci, kaum Wahabi cenderung eksklusif dan antipluralisme. Mereka menganggap surga hanya miliknya. Sikap itu berdampak pada keengganan beradaptasi terhadap tradisi daerah setempat. Mereka hanya mengakui tradisi dari Arab Saudi, tempat asalnya. (lebih…)

Arab Saudi Anti Revolusi Timur Tengah?

Gelombang kebangkitan Islam di negara-negara Timur Tengah dan Afrika Utara berimbas pada kerajaan Arab Saudi, baik di sektor dalam negeri maupun politik luar negeri. Kendala ini telah memaksa keluarga Al Saud menjadi tangan kanan Amerika untuk menghadapi kebangkitan rakyat dan berusaha keras menyimpangkan setiap kebangkitan yang ada. Tapi hal ini bukan berarti menafikan peran Arab Saudi yang sejak dahulu menjadi sekutu asli Amerika di kawasan. Sejak lama Amerika memberikan peran Arab Saudi sebagai saudara tua para raja di negara-negara sekitar Teluk Persia dan para diktator di sana.

Kebangkitan Islam yang terjadi di Timteng telah membuat kerajaan Arab Saudi berpikir keras mencegahnya menular ke negaranya. Untuk sebagai saudara tua, Arab Saudi terus berpikir untuk mencari solusi dari masalah yang ada. Peran pertama yang dimainkannya adalah memberikan tempat bagi pelarian mantan diktator Tunisia, Zine El Abidine Ben Ali. Namun untuk mencitrakan dirinya mendukung rakyat Tunisia dan menurunkan tensi kemarahan mereka, Arab Saudi mensyaratkan akan menerima Ben Ali bila ia meninggalkan aktivitas politik.Hal menarik dari pemberian suaka politik oleh pihak Arab Saudi kepada Ben Ali dilakukan saat pendukung Eropa Ben Ali tidak bersedia memberikan suaka politik kepadanya. Negara-negara Eropa sangat berhati-hati dalam menyikapi ini dan mencemaskan reaksi rakyat Tunisia bila mereka melakukannya. Tapi tidak demikian dengan Arab Saudi. Akhirnya, Ben Ali, mantan diktator Tunisia kembali ke pelukan saudara tuanya Arab Saudi. (lebih…)

Teori Konspirasi 11 September/ WTC

Peristiwa teror itu sudah berlangsung 10 tahun lamanya. Pemerintah Amerika Serikat bahkan sudah menetapkan Al Qaeda berada di balik serangan gedung kembar WTC, 11 September, 10 tahun lalu. Meski begitu, setidaknya masih ada lima teori konspirasi yang jadi perdebatan ramai di komunitas-komunitas online. Kelima itu antara lain:

1. Gagal Mencegat Pesawat
l Mengapa angkatan udara terkuat di dunia gagal mencegat empat pesawat yang dibajak?

l Teori konspirasi mengatakan wakil presiden Dick Cheney memerintahkan militer diam dan tidak menghadang pesawat itu.
(lebih…)

Mengenal Pola Kerusuhan Ambon 1999; Belajar dari Sejarah Kelam Masa Lalu

Sudah hampir tiga bulan Ambon–Lease kembali dilanda kerusuhan berdarah dan keji. Konflik dan pertikaian yang melanda masyarakat Ambon-Lease sejak Januari 1999 telah berkembang menjadi aksi kekerasan brutal yang merenggut ribuan jiwa dan menghancurkan semua tatanan kehidupan bermasyarakat. Hingga 2 September 19991) setidaknya telah tercatat 1.132 korban tewas, 312 orang luka parah, 142 orang luka ringan. Sebanyak 765 rumah, 195 ruko serta puluhan kendaraan hancur dibakar. Di samping itu 100.000 ribu orang sudah meninggalkan tempat tinggalnya dan sedikitnya 30.000 orang menjadi pengungsi di 60 kamp penampungan, khususnya di kota Ambon dan sekitarnya. Transportasi, khususnya transportasi udara, terhenti; harga-harga kebutuhan pokok kian melonjak dan persediaan makanan menipis; kegiatan pendidikan terhenti. Sementara itu belum ada tanda-tanda pertikaian akan berakhir. (lebih…)

Melawan Kapitalisme adalah Jihad

Banyak orang enggan memikirkan sistem kehidupan yang melingkupi dirinya. Kesibukan mengejar kesejahteraan hidup telah membuat kita tidak peduli menggugat sistem ekonomi kapitalisme yang terus menjerat kita kepada perbudakan. Tapi tidak dengan Umar Ibrahim Vadillo. Muslim asal Spanyol ini gigih memperjuangkan ide antikapitalisme yang telah membuat umat Islam terpuruk.

“Kapitalisme dan para pelakunya adalah anti-Islam. Makin lama menerapkan sistem kapitalisme dalam kehidupan, kita akan makin menjauh meninggalkan Islam,” paparnya kepada Ahmad Taufiq Abdurrahman dan Fathurroji dari Majalah Gontor beberapa waktu lalu di sela-sela kunjungannya ke Indonesia. Berikut petikan wawancara dengan penulis buku The End of Economic itu: (lebih…)

Manfaat Air Kelapa

Air kelapa, terutama yang masih muda kerap dijadikan minuman pelepas dahaga, rasanya sangat menyegarkan. Ada yang menyebutkan kalau air kelapa dapat menurunkan berat, memperbaiki fungsi ginjal, hingga mengobati alergi. Benarkah?
Air kelapa, khususnya air kelapa muda, sudah sejak lama dikenal sebagai minuman yang menyehatkan. Letaknya yang terlindung oleh tempurung keras dan sabut kelapa yang tebal, membuat air kelapa menjadi minuman steril. Bebas dari segala bentuk kontaminasi.
Menurut Prof. DR. Made Astawan, MS, secara umum, air kelapa mengandung 2,6 persen gula, 0,55 persen protein, 0,74 persen lemak, serta 0,46 persen mineral. Jenis gula yang terkandung adalah glukosa, fruktosa, dan sukrosa. (lebih…)

Mengenal Zoroaster

Kepercayaan akan yang metafisik menjadi tema penting dalam setiap peradaban manusia, yang kemudian terinstitusi dalam agama. Sejak manusia primitif hingga modern (bahkan posmodern[?]), dari ujung Timur hingga ujung Barat, agama tetap bertahan sebagai tema penting dalam menghadapi persoalan-persoalan ummat manusia.

Kehadiran agama dalam sejarahnya menjadi jawaban atas ketidakmampuan manusia menghadapi alam. Walaupun, dalam pemikiran yang paling mutakhir, ada semacam upaya para pemikir menghindari dari yang metafisik karena ia menjadi sumber dehumanisasi. Kenyataannya, konsep yang absolut tidak mau beranjak dari pemikir yang paling sekuler sekalipun. (lebih…)

Sushians, Juru Selamat Akhir Zaman

Dalam buku-buku referensi agama Zoroaster terdapat pernyataan yang tak terhingga berkenaan dengan kemunculan Imam Mahdi as. Mari kita perhatikan pernyataan-pernyataan tersebut di bawah ini:

a. Dalam kitab Zand, salah satu kitab suci agama Zoroaster, dalam pembahasan bahwa kejahatan akan lenyap dan orang-orang saleh akan mewarisi bumi setelah orang-orang lalim terbasmi, disebutkan demikian, “Laskar Ahriman (orang-orang lalim) akan selalu berperang melawan laskar-laskar Izadan (putra-putra tuhan langit), dan pada umumnya, laskar Ahriman selalu memenangkan peperangan itu. Akan tetapi, kemenangan mereka ini tidak sampai dapat membasmikan laskar Izadan. Hal itu dikarenakan pada saat sulit seperti itu, akan selalu datang pertolongan dari Ourmazd tuhan langit kepada Izadan, putra-putranya, dan peperangan mereka ini akan berlanjut selama 9 tahun. Setelah itu, kemenangan besar akan berpihak kepada Izadan dan mereka akan berhasil membasmi laskar Ahriman. Seluruh kekuasaan Ahriman berpusat di bumi dan mereka tidak memiliki jalan ke langit. Setelah kemenangan Izadan dan terbasminya Ahriman, seluruh alam semesta akan mencapai kebahagiaan aslinya dan Bani Adam akan duduk di atas singgasana kesejahteraan.”[1] (lebih…)

Tafsir Al Fathihah

Mukaddimah

Al Fathihah

Al Fathihah

Di dunia modern dan industri saat ini, setiap alat yang diproduksi oleh perancang dan penciptanya, selalu disertai dengan buku petunjuk pengoperasian dan pemeliharaan, seperti buku petunjuk lemari es atau televisi dan sebagainya, yang diberikan kepada para pembeli barang-barang tersebut; yang memuat perincian tentang bagian luar dan dalam peralatan tersebut, juga cara penggunaan yang benar, dan hal-hal yang berbahaya bagi alat itu, dan sebagainya, agar pembeli dapat mempelajarinya dan dapat memanfaatkannya dengan baik dan benar, juga agar mereka dapat menghindari hal-hal tertentu yang akan membuat barang tersebut cepat rusak. Saya dan Anda semua, juga seluruh manusia, adalah perangkat-perangkat yang sangat modern, yang telah diciptakan oleh Dzat yang Maha Pencipta lagi Maha Kuasa. Dan oleh karena kerumitan dan ketelitian yang sedemikian besar di dalam tubuh dan jiwa kita, maka kita tidak mampu mengenali hakikat diri kita sendiri, juga jalan kebahagiaan kita. Dari satu sisi, apakah kita ini lebih kecil dibanding dengan lemari es dan televisi, yang para perancang dan penciptanya berkewajiban menyertakan buku petunjuknya, sedangkan Pencipta kita tidak perlu menulis sebuah buku petunjuk kecil untuk kita?!! Apakah kita tidak memerlukan buku petunjuk, yang menjelaskan keistimewaan-keistimewaan tubuh dan jiwa manusia, yang menerangkan segala kemampuan dan potensi-potensi yang telah diciptakan dalam wujudnya, dan menyebutkan cara-cara yang benar dalam penggunaan semua itu? Yang lebih penting dari semuanya ialah penjelasan tentang bahaya-bahaya yang mengancam tubuh dan jiwa manusia, serta sumber-sumber kebinasaan dan kesengsaraannya secara terperinci. (lebih…)

Pidato Tan Malaka tentang Komunisme dan Pan-Islamisme (1922)

Tan Malaka

Tan Malaka

Penerjemah: Ted Sprague

Ini adalah sebuah pidato yang disampaikan oleh tokoh Marxis Indonesia Tan Malaka pada Kongres Komunis Internasional ke-empat pada tanggal 12 Nopember 1922. Menentang thesis yang didraf oleh Lenin dan diadopsi pada Kongres Kedua, yang telah menekankan perlunya sebuah “perjuangan melawan Pan-Islamisme”, Tan Malaka mengusulkan sebuah pendekatan yang lebih positif. Tan Malaka (1897-1949) dipilih sebagai ketua Partai Komunis Indonesia pada tahun 1921, tetapi pada tahun berikutnya dia dipaksa untuk meninggalkan Hindia Belanda oleh pihak otoritas koloni. Setelah proklamasi kemerdekaan pada bulan Agustus 1945, dia kembali ke Indonesia untuk berpartisipasi dalam perjuangan melawan penjajahan Belanda. Dia menjadi ketua Partai Murba (Partai Proletar)), yang dibentuk pada tahun 1948 untuk mengorganisir kelas pekerja oposisi terhadap pemerintahan Soekarno. Pada bulan Februari 1949 Tan Malaka ditangkap oleh tentara Indonesia dan dieksekusi. (lebih…)