Oleh: MAULA | Juli 13, 2016

Ini 21 Alasan UU Tax Amnesty Digugat ke MK

 

Gugatan terhadap Undang-Undang (UU) Tax Amnesty didaftarkan ke Mahkamah Konstitusi (MK) hari ini, Rabu (13//7/2016). Gugatan itu diterima dengan nomor pendaftaran No.158-0/PAN.MK/VII/2016.

Para penggugat, yaitu Yayasan Satu Keadilan dan Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia, menyebut ada 21 alasan yang mendasari gugatan mereka ke MK.

“Secara keseluruhan UU ini merupakan praktik legal pencucian uang, UU ini menempatkan orang-orang yang simpan uang di luar negeri menyembunyikan asal usul uang. Namun dengan UU ini ketika dapat surat pernyataan dari Menkeu maka uang ini dinyatakan legal berhak di repatriasi tanpa ada penegakkan hukum,” kata Ketua YSK Sugeng Teguh Santoso, di MK, Rabu (13/7/2016).

21 alasan itu adalah sebagai berikut:

1) UU Tax Amnesty mengizinkan praktik legal pencucian uang.

2) Tax Amnesty memberi prioritas kepada penjahat kerah putih yaitu dapat membersihkan pengemplang pajak.
3) Tax Amnesty menjadi karpet merah bagi para pengemplang pajak.

4) Tax Amnesty memberikan “diskon” habis-habisan terhadap pengemplang pajak.

5) Tax Amnesty menggagalkan program whistleblower, karena siapa yang membocorkan data akan kena pidana termasuk kemenkeu padahal UU kita menganut keterbukaan dan transparan, KPK juga menggalakkan whistle blower.

6) Tax Amnesty menabrak prinsip keterbukaan informasi.
7) Kebijakan Tax Amnesty berpotensi dimanfaatkan oleh penjahat perpajakan.

8) Tax Amnesty tidak akan efektif seperti tahun 1964 dan 1986.

9) Tax Amnesty dinilai menghilangkan potensi penerimaan negara.
10) Tax Amnesty dianggap kuga sebagai bentuk pengkhianatan terhadap warga miskin.

11) Tax Amnesty mengajarkan rakyat untuk tidak taat membayar pajak.

12) Tax Amnesty memarjinalkan pembayar pajak yang taat.
13) Tax amnesty berarti menghapus sifat wajib dari pajak. Ada ketidakadilan buat masyarakat, pajak itu sifatnya memaksa harusnya diambil dengan denda yang besar, tapi ini dikasih diskon besar.
14) UU Tax Amnesty menurutnya aneh bin ajaib karena hanya berlaku satu tahun.

15) Tax Amnesty juga dinilai memposisikan presiden dan DPR berpotensi melanggar konstitusi.
16) UU Tax Amnesty dianggap menabrak prinsip kesetaraan di hadapan hukum (equality before law).

17) Tax Amnesty bentuk intervensi dan penghancuran proses penegakan hukum.
18) UU Tax Amnesty dianggap sebagai cermin kelemahan pemerintah terhadap pengemplang pajak.

19) dapat melumpuhkan institusi penegakan hukum.
20) Tax Amnesty patut diduga pesanan para pengemplang pajak karena memberikan hak eksklusif tinggi bagi mereka.

21) UU Tax Amnesty dianggap membuat proses hukum pajak yang berjalan menjadi tertunda.

 

Source: http://finance.detik.com/read/2016/07/13/141601/3252467/4/ini-21-alasan-uu-tax-amnesty-digugat-ke-mk


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: