Oleh: MAULA | Februari 20, 2008

Indigo Children, Hoax or Reality?

Indigo Children, adalah sebuah konsep, yang pertama kali dipublikasikan oleh Jan Tobel dan Lee Carol dalam buku mereka The Indigo Children: The New Kids Have Arrived. Lee Carol bersikeras bahwa konsep ini (istilah Indigo) dibisikkan oleh ‘makhluk’ dari dimensi lain yang bernama Kryon. Singkatnya Anak Indigo atau Orang Indigo adalah orang-orang yang memiliki kemampuan spiritual lebih tinggi daripada orang biasa. Pada umumnya kita menganggap mereka sebagai paranormal atau ‘orang pinter’. Tetapi apakah semua ‘orang pinter’ adalah indigo? Tidak ada informasinya.

 

Jadi apakah benar anak-anak jenis ini baru muncul menjelang maupun sesudah millenium ke tiga (tahun 2000). Menurut buku tersebut sih iya, secara serentak mereka muncul setelah tahun 2000, dimana saja di muka bumi ini. Tetapi kalau menurut saya, anak-anak ini telah ada dari kapan saja ga harus setelah tahun 2000. Bahkan ada pendapat yang mengatakan bahwa ini adalah genetik (alias berhubungan dengan DNA). Jika menurut para paranormal atau penganut new age, orang Indigo ini adalah orang yang memiliki aura berwarna ungu atau menurut Mama Laurent adalah Magenta Child (ber-aura magenta).

Menurut Erwin, alumnus FK Unair 1967, anak indigo memiliki enam sifat;

1.      Tingkat kecerdasan superior. Biasanya IQ-nya di atas 120. Sehingga mereka enggan mengikuti ritual yang tidak rasional dan tidak spiritual.

2.      Anak indigo dapat mengerjakan sesuatu tanpa diajarkan terlebih dahulu.

3.      Dapat menangkap perasaan, kemauan, atau pikiran orang lain.

4.      Dapat mengetahui sesuatu yang tidak dapat dipersepsi oleh pancaindera di masa kini, masa lampau (post-cognition), dan masa depan (pre-cognition).

5.      Mengetahui keberadaan makhluk halus.

6.      Anak indigo tertarik pada hal-hal yang berkaitan dengan alam dan kemanusiaan. 

Jan Tobler dalam pengantar buku The Care and Feeding of Indigo Children menyatakan bahwa anak indigo memiliki kecerdasan yang tinggi, namun dengan kreativitas yang terhambat. Berikut 10 ciri anak berbakat yang Indigo :

1.      Memiliki sensitivitas tinggi

2.      Memiliki energi berlebihan untuk mewujudkan rasa ingin tahunya yang berlebih-lebihan

3.      Mudah sekali bosan

4.      Menentang otoritas bila tidak berorientasi demokratis

5.      Memiliki gaya belajar tertentu

6.      Mudah frustrasi karena banyak ide namun kurang sumber yang dapat membimbingnya

7.      Suka bereksplorasi

8.      Tidak dapat duduk diam kecuali pada objek yang menjadi minatnya

9.      Sangat mudah merasa jatuh kasihan pada orang lain

10.  mudah menyerah dan terhambat belajar jika di awal kehidupannya mengalami kegagalan.

Ada pun yang berpendapat bahwa ciri anak Indigo adalah:

1.      Memiliki kesulitan dalam menghadapi otoritas mutlak

2.      Tidak mau mengikuti kegiatan tertentu. Ex: menunggu giliran yang menurutnya tidak masuk akal.

3.      Seringkali menemukan cara yang lebih baik untuk mengerjakan sesuatu

4.      Tampak seperti pribadi yang asosial (kecuali dalam kalangan sendiri)

5.      Mudah frustasi menghadapi sistem yang berorientasi pada ritual serta kegiatan yang tidak menuntut kreatifitas

6.      Tidak dapat dididik dengan disiplin kaku

7.      Tidak malu membiarkan orang lain mengetahui apa yang mereka butuhkan

8.      Penghargaan u/diri sendiri bukan hal utama yang mereka cari

9.      Perilakunya sering menunjukan bahwa diri mereka sudah ditakdirkan hadir di dunia

10.  Mereka biasanya muncul sebagai sosok yang memiliki keagungan kewibawaan 

Di samping ciri-ciri tersebut diatas, berikut ini ciri-ciri yang lazim dijumpai pada anak indigo :  

1.      Memiliki pola perilaku yang secara umum tidak dipelajari sebelumnya.

2.      Memiliki keyakinan diri besar.

3.      Memiliki aktivitas yang jarang diijinkan oleh lingkungannya,

4.      Memiliki rentang atensi yang pendek.

5.      Memiliki temperamen aktif dan kreatif.

6.      Memiliki harga diri kuat.

7.      Memiliki kesulitan menerima otoritas.

8.      Tidak ingin melakukan hal-hal sepele.

9.      Merasa frustrasi berhadapan dengan rutinitas dan ritual.

10.  Memiliki cara sendiri yang berbeda

11.  Mengalami kesulitan secara sosial.

12.  Bersikap terbuka dalam menyampaikan keinginan2 dirinya tanpa perlu merasa malu. 

Menurut Carol dan Tober, anak-anak Indigo memiliki 10 atribut berikut:

  1. They come into the world with a feeling of royalty (and often act like it). [Mereka datang ke dunia dengan rasa ingin berbagi.]
  2. They have a feeling of “deserving to be here,” and are surprised when others do not share that. [Mereka menghayati hak keberadaannya di dunia ini dan heran bila ada yang menolaknya.]
  3. Self-worth is not a big issue; they often tell the parents “who they are.” [Mereka menganggap bahwa dirinya bukanlah yang utama; seringkali menyampaikan jati dirinya kepada orang tuanya.]
  4. They have difficulty with absolute authority (authority without explanation or choice). [Sulit menerima otoritas mutlak tanpa alasan]
  5. They simply will not do uncertain things; for example, waiting in line is difficult for them. [Mereka enggan melakukan hal yang tidak pasti, seperti menunggu.]
  6. They get frustrated with systems that are ritually oriented and do not require creative thought. [Mereka kecewa bila menghadapi ritual dan hal-hal yang tidak memerlukan pemikiran kreatif.]
  7. They often see better ways of doing things, both at home and in school, which makes them seem like “system busters” (non-conforming to any system). [Seringkali mereka menemukan cara-cara yang lebih tepat, baik di sekolah maupun di rumah, sehingga menimbulkan kesan ‘non konformistis’ terhadap sistem yang berlaku]
  8. They seem antisocial unless they are with their own kind. If there are no others of like consciousness around them, they often turn inward, feeling like no other human understands them. School is often extremely difficult for them socially. [Mereka tampak anti sosial dan terasing kecuali berada dalam lingkungan sesama indigo. Sekolah seringkali menjadi amat sulit untuk mereka bersosialisaaasi.]
  9. They will not respond to “guilt” discipline. [Mereka tidak akan menanggapi disiplin yang salah.]
  10. They are not shy in letting it be known what they need. [Mereka tidak sungkan untuk meminta apa yang dibutuhkannya]

 Wendy H. Chapman menggambarkan ciri-ciri sebagai berikut dalam artikelnya.

1.      Have strong self esteem, connection to source

2.      Have an obvious sense of self 3.      Refuse to follow orders or directions

4.      Get bored rather easily with assigned tasks

5.      Are rather creative

6.      Display strong intuition

7.      Have either strong or no empathy for others

8.      Develop abstract thinking very young

9.      Are gifted and/or talented, highly intelligent

10.  Are often identified or suspected of having ADHD

11.  Are frequent daydreamers

12.  Have very old, deep, wise looking eyes

13.  Dan beberapa klaim lainnya mengenai kemampuan anak Indigo:

14.  Highly intelligent.

15.  Often very creative.

16.  Developmentally advanced in reading walking, talking, etc.

17.  Psychic/intuitive abilities.

18.  Multi-dimensionally awareness; they perceive a broader range of reality.

19.  Telepathic abilities.

20.  They sense and feel energies from people or other living things (aura reading).

21.  Telekinesis, etc. Moving objects with their mind energy and thought.

22.  Awareness of scientific, historical, anthropological and spiritual knowledge not consciously learnt. Sometimes called ‘knowledge bombs’.

23.  Awareness of past lives.

24.  Extremely empathic to all creatures, not just humans but animals and plants.

25.  They can communicate with the unseen world, spirits and angels.

26.  Multi-dimensional healing abilities.

27.  Manifest unusual artwork, languages and scripts.

28.  Dual consciousness; feeling part human and part extraterrestrial.

29.  Have a sense of mission or higher purpose. Dan beberapa klaim lainnya mengenai kemampuan anak Indigo:

  • Highly intelligent.
  • Often very creative.
  • Developmentally advanced in reading walking, talking, etc.
  • Psychic/intuitive abilities.
  • Multi-dimensionally awareness; they perceive a broader range of reality.
  • Telepathic abilities.
  • They sense and feel energies from people or other living things (aura reading).
  • Telekinesis, etc. Moving objects with their mind energy and thought.
  • Awareness of scientific, historical, anthropological and spiritual knowledge not consciously learnt. Sometimes called ‘knowledge bombs’.
  • Awareness of past lives.
  • Extremely empathic to all creatures, not just humans but animals and plants.
  • They can communicate with the unseen world, spirits and angels.
  • Multi-dimensional healing abilities.
  • Manifest unusual artwork, languages and scripts.
  • Dual consciousness; feeling part human and part extraterrestrial.
  • Have a sense of mission or higher purpose.

Bagaimana sains melihat fenomena indigo ini? Menurut penelitian Russell Barkley anak-anak Indigo adalah hasil keturunan dari orang tua new age. Terlalu banyak diekspose dengan pemikiran new age atau lingkungan new age, akan membuat anak-anak ini berbicara lebih banyak dalam bahasa new age dibanding generasi pendahulunya. Beberapa kritik juga menganjurkan bahwa melabeli anak sebagai Indigo akan membuat anak-anak memiliki kelakuan sosiopat, seperti merasa superior (manusia unggul), alien, dan sombong.Beberapa kritik terhadap Indigo adalah, bahwa anak-anak yang menampakkan gejala tersebut kemungkinan hanyalah fenomena sosial dibandingkan dengan fenomena kemunculan ras manusia baru. Mereka menganggap bahwa anak-anak ini terpengaruh dengan tontonan/bacaan bersifat fantasy dan bersifat new age. Sehingga menginterprestasikan tontonan/bacaan tersebut sebagai sebuah kenyataan.

Bukti akan pendapat ini adalah, sebuah artikel di Dallas Observer pada tahun 2006, mewawancarai seorang anak yang diklaim Indigo.

“Are you an indigo?” he asked Dusk. The boy looked at him shyly and nodded. “I’m an avatar,” Dusk said. “I can recognize the four elements of earth, wind, water and fire. The next avatar won’t come for 100 years.” The man seemed impressed.

Sebagian besar pembaca Dallas Observer berpendapat, mungkin yang dimaksud anak tersebut adalah karakter dari acara Nickelodeon yang berjudul Avatar: The Last Airbender di mana tokohnya adalah anak 12 tahun yang mampu melakukan persis seperti anak yang diwawancarai Dusk. See?!

Satu hal yang penting dan digaris bawahi, yaitu tidak jarang anak indigo salah diidentifikasi. Mereka sering dianggap sebagai anak LD (Learning Disability) ataupun anak ADD/HD (Attention Deficit Disorder/Hyperactivity Disorder).

Perbedaan yang tampak sebenarnya anak indigo dengan anak yang LD atau anak ADD/HD adalah ketidakajegan munculnya perilaku yang dikeluhkan. Misalnya saja pada anak Indigo, mereka menunjukkan keunggulan pemahaman terhadap aturan-aturan sosial dan penalaran abstrak tetapi hal ini tidak tampak dalam kesehariannya, baik di sekolah maupun di rumah.[] 

Source:

http://www.omajon.com/goon/index.php/indigo-children-hoax-or-reality/

http://noviaaa.wordpress.com/2007/10/24/apa-itu-anak-indigo/ 

Iklan

Responses

  1. Pak, saya Indigo gak yah?

  2. speechless… anak hasil ortu beraliran new age…
    ya udah, dilarang main final fantasy forever…, nonton si doel anak sekolahan versi ahmad albar aja

  3. bneeer dy tu avatar??
    dari mana dpt tu??
    add k ym ak y,mailnya: madha_radha_faron@yahoo.com..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: