Bulan: Juni 2008

Habib Husein al-Idrus Luar Batang: Pendiri Pesantren Pertama di Bumi Jayakarta

 
Sebagai kota besar, wajar jika Jakarta tak bisa lepas dari kesan sebagai gudang 
tempat maksiat dan negatif. Tapi bukan berarti yang baik tak ada di kota 
metropolitan itu. Maka tak salah jika ada yang mengatakan, di Jakarta segalanya 
ada, mulai dari yang paling jelek hingga yang terbaik, tempat mencerburkan diri 
dalam kubangan dosa sekaligus menimba pahala.  (lebih…)
Iklan

Sunda Kelapa dan Batavia: Monumen Perang Dagang


SEANDAINYA Fatahillah memperbaharui Perjanjinan Sunda Kelapa dari tahun 1522 dan penguasa di Banten serta Jayakarta tidak mengizinkan musuh bebuyutan Potugis, yaitu VOC (Vereenigde Oost-Indische Compagnie) Belanda, membangun gudang di tepi Ciliwung, mungkin sekali sejarah Pulau Jawa tidak begitu parah, demikian R.Mantas Sembiring (Seribu Wajah Jakarta) dan H.M. Ambary (The Establishment of Islamic Rule in Jayakarta). Sebab, Portugis di seluruh Asia tak berdaya dan tidak pernah menguasai tanah yang luas, melainkan ingin menguasai beberapa bandar saja sebagai tempat berdagang. Hal ini dilakukan Portugis di Goa, Malaka, Ternate, Dili dan Macau. (lebih…)

Psikopat di Tempat Kerja

Dr. John Clarke, yang bertahun-tahun menjadi psikolog kriminal, mengingat hari di mana dia seketika sadar bahwa ada sejumlah psikopat di jutaan kantor di seluruh dunia.

“Saya sedang menyampaikan kuliah psikologi kejahatan dan memberikan daftar ciri psikopat. Saat selesai, seorang perempuan menghampiri dan berkata `anda baru saja menggambarkan bos saya`,” katanya kepada Kantor Berita Jerman (DPA).

Clarke menemukan bahwa psikopat tidak hanya ada di penjara, di ruang sidang pengadilan, atau pada kisah “thriller”. Psikopat, baik laki-laki maupun perempuan, sedang berencana licik di tempat kerja, di seluruh dunia.

Penelitian menyatakan bahwa lima persen populasi orang dewasa yang bekerja adalah psikopat di tempat kerjanya. (lebih…)

Gambang Kromong dan Tradisi Cina Benteng

SEJAK usianya masih belasan tahun, Ong Gian (47) sudah mengenal gambang kromong. Petani di Neglasari, Tangerang, ini termasuk salah satu pemain gambang kromong dan sering tampil dalam acara-acara pesta perkawinan masyarakat Cina Benteng Tangerang.

Pada malam Imlek 2554, Ong Gian dan kelompoknya, “Sinar Harapan”, yang asal Desa Jelupang, Serpong, tampil di Khongcu Bio (tempat peribadatan masyarakat Khonghucu) di kawasan Pasar Lama, Tangerang. (lebih…)