Oleh: maulanusantara | Juni 23, 2008

Pangeran Jayakarta: Sang Bangsawan Banten

ASAL-usul Pangeran Jayakarta, atau Jayakerta, masih samar. Dalam situs internet Pemerintah Jakarta Timur disebutkan, Pangeran Jayakarta adalah nama lain dari Pangeran Akhmad Jakerta, putra Pangeran Sungerasa Jayawikarta dari Kesultanan Banten.


Namun, menurut sebuah sumber sejarah lain, Pangeran Jayakarta adalah putra Ratu Bagus Angke, juga bangsawan asal Banten. Ratu Bagus Angke alias Pangeran Hasanuddin adalah menantu Fatahillah atau Falatehan yang konon menantu Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah, peletak dasar Kesultanan Cirebon dan Banten.

Pangeran Jayakarta mewarisi kekuasaan atas Jayakerta dari Ratu Bagus Angke, yang sebelumnya memperoleh kekuasaan itu dari Fatahillah, yang memutuskan pulang ke Banten (Banten Lama sekarang) setelah berhasil merebut pelabuhan itu dari Kerajaan Pajajaran pada pertengahan Februari 1527. Waktu itu, ia juga berhasil menghalau pasukan Portugis yang juga berambisi menguasai bandar samudra nan ramai itu.

Jayakerta atau Jayakarta adalah nama yang diberikan Fatahillah bagi pelabuhan yang sebelumnya bernama Sunda Kelapa. Nama baru disahkan pada 22 Juni 1527, tanggal yang hingga kini dianggap sebagai hari jadi Kota Jakarta.

Sejarah mencacat, di bawah kepemimpinan Pangeran Jayakarta kota bandar itu maju pesat, terutama di bidang perdagangan hasil bumi. Hal itu membuat Belanda, lewat perusahaan dagang Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC), ingin berusaha di sana. VOC sebelumnya sudah malang-melintang dan menguasai perdagangan rempah-rempah di Maluku.

Pada November 1610, Belanda berhasil mendapat hak atas tanah seluas 94 meter persegi di sisi timur muara Kali Ciliwung. Sebagai imbalan, kepada Pangeran Jayakarta Belanda membayar sebesar 2.700 florin atau 1.200 real. Namun, di pelabuhan yang ketika itu juga disebut Jakerta, Belanda mempraktikkan sistem dagang monopoli yang licik, yang merugikan Pangeran Jayakarta. Perselisihan pun pecah dan merebak antara tahun 1610-1619.

Dalam konflik itu, Pangeran Jayakarta dibantu pasukan kiriman Sultan Banten yang juga merasa dicurangi serta pasukan Inggris, yang waktu itu juga sudah punya markas di sisi barat muara Ciliwung. Tak tahan dikeroyok, Gubernur Jenderal Belanda Jan Pieterszoon Coen kabur ke Ambon, meminta tambahan pasukan.

Saat Coen masih di Maluku dan pasukan kompeni (VOC) sudah terpojok, muncul konflik baru antara Banten dan Inggris, yang berakhir dengan terusirnya Inggris dari Jayakarta. Akan tetapi, pada saat sama, Coen tiba-tiba muncul lagi dengan membawa pasukan yang masih segar dari Ambon.

Mengusung semboyan “despereet niet” (jangan putus asa) Coen langsung memorakporandakan pasukan koalisi Banten-Jayakarta yang sudah loyo gara-gara pertempuran dengan Inggris. Bala tentara Banten melarikan diri ke arah barat dan selatan, sementara Pangeran Jayakarta dan para pengikutnya mundur ke arah tenggara. Setelah menguasai Jakerta pada 12 Maret 1619, Coen mengganti nama kota pelabuhan itu menjadi Batavia.

Mengecoh dengan jubah

Meski terusir dari Jakerta, Pangeran Jayakarta belum menyerah. Ajakan Belanda untuk berdamai selalu ia tolak. Pangeran Jayakarta bahkan terus melancarkan perlawanan. Dalam sebuah pertempuran yang terjadi di daerah Mangga Dua, ia kehilangan Syekh Badar Alwi Alidrus, panglima perangnya yang tertangkap dan dikuliti anak buah JP Coen.

Dalam pertempuran pada sekitar Mei 1619 itu, pasukan Pangeran Jayakarta dikabarkan terdesak. Mereka dikepung pasukan Belanda dari arah Senen, Pelabuhan Sunda Kelapa, dan Tanjung Priok. Menurut cerita Raden Jayanegara, juga keturunan Pangeran Jayakarta, menyebut, saat jadi buronan Belanda, kakek moyangnya itu berhasil mengelabui tentara kompeni dengan melepas jubah dan sorbannya, yang lantas dibuang ke dalam sebuah sumur di Mangga Dua. Belanda menyangka Pangeran Jayakarta tewas setelah menembaki jubah dan sorban di sumur itu, yang kini berada di Jalan Pangeran Jayakarta dan dikenal sebagai keramat Pangeran Jayakarta. [Muyawan Karim]

Source:

http://www.al-shia.com/html/id/service/Info-Masjid-Id/masjid%20Jami%20As-Salafiyah%20Taktim.htm

http://indra1705.multiply.com/journal/item/5/Masjid_Pangeran_Jayakarta_As-Salafiyah

http://www.kompas.com/kompas-cetak/0703/30/metro/3417595.htm

http://abril.susiloadhy.net/2007/03/30/makam-rahasia-pangeran-jayakarta/

About these ads

Responses

  1. Bismaillahirrahman nirrahim

    Semangat Pangeran Jayakarta I s.d. Jayakarta VI. Kita harus bertaqwa dengan debenar-benarnya Taqwa, harus diikuti oleh Pemimpin Jakarta saat ini dan yang kan datang, membela kebenaran sesuai Qur’an yang masuk dalam suatu sistem kepemimpinan.

    Wassalam

  2. oke coi

  3. ass.wr.wb!

    sislsilah pangeran jayakarta ada g?
    n skrng msh ada trunan’y g?
    klw tau,blh krimn k’mail sya di:
    zakeahmad61@yahoo.com

    • ada pada sy. klo anda mau,hub k’sandy di 0254-9352987.

      • banyak yang mencari silsilah atau rujukan sejarah mengenai sosok dan figur pangeran jayakarta, tapi menurut telaah saya hampir sebagian besar masih rancu. sebenarnya misteri sosok pangeran jayakarta hanya bisa diungkap melalui pernikahan beliau dengan ratu winaon putri maulana yusuf yang juga adik maulana yusuf. beliau adalah sesungguhnya syarief ahmad muhammad alias pangeran gebang cirebon bin panembahan wirasuta bin sykh bratakelana (syarief ariefin bin syarief hidayatullah bin sunan gunungjati. mengenai ini sy sedang melakukan studi khusus soal pangeran gebang alias pangeran jayakarta. jadi beliau berasal dri gebang cirebon meniklah dengan ratu winaon binti maulana yusuf,emudian menjadi penguasa jakarta..insyaallah akan sy terbitkan dalam satu buku khusus.banyak yang mencari silsilah atau rujukan sejarah mengenai sosok dan figur pangeran jayakarta, tapi menurut telaah saya hampir sebagian besar masih rancu. sebenarnya misteri sosok pangeran jayakarta hanya bisa diungkap melalui pernikahan beliau dengan ratu winaon putri maulana yusuf yang juga adik maulana yusuf. beliau adalah sesungguhnya syarief ahmad muhammad alias pangeran gebang cirebon bin panembahan wirasuta bin sykh bratakelana (syarief ariefin bin syarief hidayatullah bin sunan gunungjati. mengenai ini sy sedang melakukan studi khusus soal pangeran gebang alias pangeran jayakarta. jadi beliau berasal dri gebang cirebon meniklah dengan ratu winaon binti maulana yusuf,emudian menjadi penguasa jakarta..insyaallah akan sy terbitkan dalam satu buku khusus.

    • banyak yang mencari silsilah atau rujukan sejarah mengenai sosok dan figur pangeran jayakarta, tapi menurut telaah saya hampir sebagian besar masih rancu. sebenarnya misteri sosok pangeran jayakarta hanya bisa diungkap melalui pernikahan beliau dengan ratu winaon putri maulana yusuf yang juga adik maulana yusuf. beliau adalah sesungguhnya syarief ahmad muhammad alias pangeran gebang cirebon bin panembahan wirasuta bin sykh bratakelana (syarief ariefin bin syarief hidayatullah bin sunan gunungjati. mengenai ini sy sedang melakukan studi khusus soal pangeran gebang alias pangeran jayakarta. jadi beliau berasal dri gebang cirebon meniklah dengan ratu winaon binti maulana yusuf,emudian menjadi penguasa jakarta..insyaallah akan sy terbitkan dalam satu buku khusus.

  4. Hari ini tepat 22 Juni 2009, yaitu 482 tahun stlah th 1527. Kami kemarin ziarah ke makam alm di Jatinegara Kaum, kami doakan arwah P. Jayakarta diampuni sgl kesalahan dan dosanya, dan ditempatkan disisi Allah ditempat yg terbaik. Kami terus mengenang jasa P Jayakarta utk memerangi sgl ketidak adilan, penjajahan dan kesewenangan. Smg spirit alm menyemangati kita semua membangun Bumi Pertiwi ini.

  5. Pada hari ini adalah 482 tahun kemenagan Pangeran jayakarta.
    Assalamualaikum wrwb, Kami kemarin dulu berziarah ke makam almarhum d Jatinegara Kaum, Jakarta Timur.
    Smg arwah beliau diampuni kesalahan dan dosanya serta diberikan tempat yg terbaik disisiNYA. Amien.
    Smg kita semua bs meruskan perjuanagan almarhum utk mengenyahkan penajjahan, keidak adilan dan kesewenangan di muka bumi ini.
    Salam,
    Bamsar

  6. saya pernah menyaksikan kota jakarta ketika terkepung oleh banjir..dan sungguh luarbiasa atas kuasa Allah makam pangeran jayakarta yg hanya beberapa meter dari pinggir kali tidak sedikitpun tersentuh oleh air. padahal perumahan yang ada diseberangnya habis terendam banjir. inilah bukti rasa cinta Allah kepada hambanya yg rela berjuang di jalan-Nya.

  7. semua berawal dr banten intinya. baik ilmu dan warisannya itu semua milik orang banten. Jakarta adalah tangannya,banten adalah perutnya, cirebon adalah kepalanya, dan jawa adalah kakinya. itu intinya. Silsilah Pangeran Ahmad jayawikarta ada ada pada saya sendiri yg di kasih oleh mamang, sebab hanya keturunannya yg mempelajari ilmu islam/psantren,agar tidak tersesat. klo ada yg mau tau silsilah tersebut boleh silaturahmi ke pondok psantren nurussamawati wal-ardhi,atau hub k’sandy di (0254)9352987.

    • boleh minta silsilahnya gak??
      kalo boleh kirim ke. panji.karta@gmail.com

    • tlg ceritakan dong riwayat luar batang

      • yang ane tahu namanya Habib Husen al-Idrus asal dari Yaman dia meninggal ketika beliau berumur kl.30 tahun dan belum nikah

      • Mang Dayat jangan sok tau , ia juga sudah menikah

  8. tlong kirimin silsilah keluarga’a k shandi_ice777@yahoo.com. mksh sblum’a..

  9. ass.wr.wb..
    ane shandi d condet, tlong kirimin daftar silsilah keluarga pangeran jayakarta k shandi_ice777@yahoo.com
    mksh sblum’a..

    • assalamu alaikum………
      lg pada nyari silsilah pangeran jayakarta……….mangnya kl dah tau buat apa…….

  10. ass.wr.wb…
    ane Sutisna d jelambar.Tolong dong gw butuh bgt silsilah keluarga pangeran jayakarta……karna ada yang harus gw cari disitu…….

    Trims sebelumnya……

    • akan kami coba untuk mencarinya. terima kasih.

  11. assalamulaikum… bisa minta silsilah pangeran jayakarta ga??? kalo bisa tolong kirim ke email saya.. adisygnta@yahoo.co.uk

    terimakasih

  12. tolong kasih tau dong silsilah p.jayakarta hingga pada keturunannya sekarang.gue butuh banget
    kirim ke email ini syarief_novel@yahoo.com

  13. boss di dunia ini gak ada yg gratis….!!!!
    bukannya qw gak mau ksh,tp qw juga btuh makan n lebihnya amplop yg tebal aq terima dgn ikhlas dech… 095716790645hub situ aja ya…

    • matre……

      Mengapa juga di publish tapi kemudian UUD.

  14. hmm saya curiga orang yang di atas saya ini tidak sama dengan orang yang sebelumnya. tapi kalau sama sungguh sangat disayangkan. sebagai orang lulusan pesantren ternyata bisa juga dikelabui oleh harta.

  15. Alhamdulillah,
    Memang apa yang diceritakan di atas adalah benar dan jelas, kalau punya waktu atau sesiapa tinggal di Kota Jakarta pergilah ziarah ketempat di Jalan Pangeran Jayakarta dan dikenal sebagai keramat Pangeran Jayakarta – Magga Dua

    Al-Fatiha

  16. mohon kasih tau amalan yang sering beliau lakikan dan dzkirkan

  17. keluarga besar Saya sebelumnya tinggal diJatinegara Kaum Jakarta Timur tempat makam P. Jayakarta dan masih banyak lagi makam yang lainnya. yang ingin saya sampaikan adalah ada masa dimana saya sebagai keturunannya tidak mengetahui akan the real story dari P.Jayakarta, sama seperti sejarah negri ini yang sampai saat ini masih mencari naskah asli SUpersemar. saya berharap para pecinta negri Indonesia ini untuk bersama kita file sejarah ini, kita posisikan sejarah ini dengan benar dengan mencari kaitan sejarah diLeiden Nederkands dan kalau perlu keJepang jadi kita sebagai generasi penerus tau akan sejarah dan nenek moyangnya dengan benar. jangan kita menjadi generasi yang buta akan masa lalu hanya karena adanya kepentingan golongan pada masa itu. yang pasti P.Jayakarta adalah gelar dan nama sebenarnya ada. kekuasaan telah membuat skenario sejarah seperti itu. sebagaimana kata-kata Alm Presiden Soekarno Jasmerah (Jangan sekali-kali Melupakan Sejarah), apakah Soekano sebagai pelaku sejarah mengetahui artinya sebenarnya sejarah ini by desgn atau by accident ?

    Wasss,

  18. bolehkah saya meminta silsilah keluarga Pangeran Jayakarta hingga saat ini?
    saya baru diceritakan bibi saya kalau keluarga saya ini masih keturunan Pangeran Natadiwijaya sama Pangeran Jayakarta dari nenek buyut Ibu Fatimah.
    kakek saya dari papa bernama Sukrisman.
    saya ingin tahu silsilah dan cerita sebenarnya.
    tolong kirim ke email saya di hady_bdoel@yahoo.com.
    terima kasih…

  19. Mna qoq sisilah nya Pangeran Jayakarta qoq g di Cantum kan???????????……………………………..

  20. pembantaian orang sunda di sunda kelapa oleh falatehan alias fatahillah adalah genosida paling berdarah dalam sejarah yang tidak pernah terungkap.seolah tabu atau darah sunda adalah halal hal tsb tidak pernah disebut dalam sejarah indonesia yang memang tidak jujur dan sering memutar balik fakta.
    sejak jaman majapahit orang sunda sudah sering dilecehkan oleh jawa majapahit yang merasa superiur dari orang sunda sampai pada perang bubat jawa membantai sunda bagaikan membantai kambing potong.kebiasaan ini menurun pada demak dan malaka yang dibawah kekuasaan demak.demak membantai sunda di banten dan terjadi genosida bahkan bahasa banten pantai pun jadi bahasa jawa hal yang sama dialami sunda kelapa.orang sunda dibantai habis bahasa sunda tidak ada lagi jadi bahasa melayu dipinggiran jakarta dijadikan basis jawa dan berbahasa betawi orak.
    perempuan sunda boleh dijadikan gundik tak perlu dinikahi sebagai mana kultur budaya majapahit dan mereka melecehkan dengan nama sundal.atau sundel yang kemudian jadi hinaan sebagai “sundel bolong”perempuan jahat,perempuan tidak benar,perempuan busuk,perempuan penghisap darah dst
    bila ada yang jatuh cinta dengan wanita sunda orang betawi sering mengatakan awas dieret sunda,wanita sunda pengeretan.awas diguna guna sunda hati hati makan dirumah sunda dst dst
    disamping membantai orangnya bahasa sunda sudah mati di sunda kelapa dibantai oleh melayu dari malaka dibawah pimpinan falatihan dari demak dibantu tentara malaka(melayu/malaysia)sebagian besar sunda pantai utara dibasmi dibantai muslim sehingga kini seluruh pantai utara tiada lagi sunda.dan kata pejajaran buat sunda merupakan kerajaan yang agung.tetapi buat orang melayu jakatra (kemudian jadi betawi)dan jawa pantura pejajaran adalah makian hal ini masih terkadang terdengar di betawi yang sudah lenyap sundanya bila orang betawi memaki orang”dasar pejajaran sialan loe”bila melihat sesuatu yang ganjil misalnya meteor(bintang jatuh dengan api berekor)maka orang betawi mengatakannya itu beraja api teluh pekerjaan setan pejajaran.
    dan masih banyak lainnya.
    kebiasaan menjagal sunda tidak berahir pada masa pengislaman jawa barat saja tapi terus berlangsung hingga jaman merdeka dimana penguasa banyak jawa sang ratu adil telah tiada
    maka oto iskandar dinata(otista)di comot/diculik dilenyapkan dipenggal kepalanya oleh laskar islam(laskar hitam)di banten!!yang nyuruh laskar hitam atau sang dalang tidak terungkap.
    disamping otista masih ada lagi tokoh sunda yang dilenyapkan yaitu:
    ukar barata kusumah
    niti somantri dan
    puradiredja.mereka korban penghilangan paksa jaman merdeka
    sampai detik ini sunda tidak pernah diakui setulus hati.celakanya banyak orang sunda yang menganggap jayakarta pahlawannya,
    sungguh tragis.nasib sunda!!!!

    • Jangan ngarang lu. Inget Dosa. Gelar habib kok gitu.

  21. Saya keterunan dr pangeran jayakarta, saya cm mau menghimbau jgn memperjual belikan sejarah,kl memang Ra.Syahru.M.Sandy ikhlas insya Allah, akan dtg sendiri bantuan. Maaf bkn mengurui,tp terdengar tdk enak, meng komersilkan org yg butuh batuan…

  22. saya punya pedang pangeran jayakarta, dan ada silsilah cikundul/pangeran jayakarta. tapi di sananya sendiri masih ada perubahan – perubahan untuk silsilahnya. just for info

    • Jika anda berkenan, mungkin anda bisa share silsilah itu disini.
      Terima kasih :)

    • yang hina semakin hina karena perbuatannya suka menebar kebohongan…..celaka didunia sengsara di akhirat…….masih ada waktu bertobat selagi matahari belum terbit dari tempat terbenamnya…….

  23. Ass…
    Pa, mohon izin, mau sya jadikan referensi….
    Wass…

    • Silahkan :)

  24. Saya senang membaca sejarah kerajaan kuno yang ada di Indonesia, tapi sayang khusus Pangeran Jayakarta saya tidak menemukan silsilah atau keturunan dari Pangeran Jayakarta. Tolong saya diberikan silsilahnya, thx…

    • maaf, karna kami menjaga rahasia keturunan kami

  25. Sudahlah…jangan terlalu lebay semua…pada carmuk…carkempit…(cari kesempatan dalam kesenpitan),kalo mau duit…bawa pedang dan silsilahnya,aku bayar tunai….begitu saja kok repot.

    • memang banyak yang mengaku bahwa keturunan namun semoga mereka yang hanya mengaku dan tidak memiliki bukti yang otentik tentang keturunannya semoga tetap dalam perlindungan ALLAH.

  26. saya masih mencari silsilah kakek dari ayah saya bahwasanya keturunan dari pangeran jayakarta namun nenek dari sageri dan silsilah nenek sudah ketemu namun dari kakek belum..tolng infonya tentang keturunan pangeran jayakarta

  27. Buat Habib Umar Al-Hadad, penyerangan ke Sunda Kelapa terpaksa dilakukan oleh Fatahillah/ Falatehan/ Fadilahkhan karena masyarakat Sunda Kelapa saat itu merupakan sekutu Portugis. Portugis merupakan musuh Negara Islam Demak. Tapi Fatahillah tetap mengampuni masyarakat Sunda Kelapa yang menyerah dan yang zimmi/ tidak memerangi negara Islam Demak. Bahkan Fatahillah/ Falatehan/ Fadilahkhan mewasiatkan walinya di Sunda Kelapa (Pangeran Wiraguna/ sesepuh Ragunan, Tubagus Angke, dll) tetap melestarikan budaya Sunda seperti wayang dan bahasa Sunda. Pemberian nama Jayakarta pada kota Jakarta tempo dulu juga punya arti dzohir dan batin. Secara dzohir artinya jihad Fatahillah/ Falatehan/ Fadilahkhan dan pasukannya di Sunda Kelapa berhasil dengan gemilang dan secara batin nama Jayakarta diberikan untuk menghormati penunggu gaib Teluk Jakarta yang bernama Pangeran Jayakarta yang saat itu juga sangat dihormati penduduk asli Sunda Kelapa. Dukungan penaklukan Sunda Kelapa juga diberikan oleh warga Sunda yang sudah masuk Islam disekitar Kali Ciliwung (keturunan Eyang/ Datuk Kumpi). Sayangnya ketika Pangeran Ahmad Jayakarta menjadi Gubernur Ketiga di Kota Jayakarta beliau kurang berhasil menyatukan para ulama sehingga mudah bagi J. P. Coen mengalahkannya (1619). Pangeran Ahmad Jayakarta beserta pengikutnya kemudian hijrah ke Jatinegara Kaum hingga wafatnya. Bahasa yang digunakan oleh keturunan asli Pangeran Ahmad Jayakarta di Jatinegara Kaum hingga kini juga masih bahasa Sunda.

  28. Saya bukan ahli Sejarah tapi lagi senang baca-baca tentang sejarah, khususnya yang berhubungan dengan perkembangan Agama Islam, lebih khusus lagi di kota Depok, saya belum tahu siapa penyebar Agama Islam yang pertama di kota Depok. Bagaimana hubungannya dengan Pangeran Jayakarta? Kesultanan Banten dan Cirebon yang pernah bekerjasama menaklukan ker. Pajajaran dan mengusir Portugis dari Sunda Kelapa. Buat habib Umar al haddad coba baca babad Cirebon. Betapa harmonisnya kerjasama kerajaan Cirebon dengan kerajaan Demak. Baca juga tentang Pangeran Cakrabuana yang keturunan Prabu Siliwangi. Yang anda ungkap tentang anggapan orang tentang orang sunda, itu cuma stereotip-ethnik yang dikembangkan oleh politik devide et imperanya orang Belanda. Orang Jawa juga disebut Jawa koek kan? Saya Juga ingin info silsilah Keturunan Pangeran Jayakarta sampai sekarang. Saya pernah dengan H M Zen mantan camat di Sawangan Depok adalah keturunan Sang Hyang Jayakarta. Kalo cucu-cucu beliau banyak yang saya kenal.

  29. berikut ini adalah silsilah Pangeran Jayakarta yang saya susun dari berbagai sumber.

    http://wali9.co.cc/silsilah/individual.php?pid=I96&ged=walisongo.ged

    dari sini bisa dilihat hubungan kekeluargaan antara Kesultanan Banten, Kesultanan Cirebon dan Kerajaan Pajajaran, dimana para pembesar ketiga kerajaan tersebut banyak dimakamkan di Jatinegara Kaum.

  30. pangeran jayakarta dan pangeran sogiri masih ada hubungan sodara dan masih keturunan sunan gunung jati

  31. gak nyangka :) aku masih keturunan cicit jayakarta yang k-8 :))
    dari kakek saya radent winata :)
    pass ngeliat silsilah di rumahnya di .. citeureb :))

  32. Pangeran sunge raksa jayawikarta (tubagus angke) dan ratu bagus angke (anak dari sultan hasanudin) adalah suami istri.tubagus sebutan orang laki dan ratu sebutan perempuan.yang melahirkan anak bernama pangeran ahmad jaketra/jayakarta.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 97 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: