Dalam Wacana dan Khasanah Kebudayaan Nusantara, Kujang diakui sebagai senjata tradisional masyarakat Masyarakat Jawa Barat (Sunda) dan Kujang dikenal sebagai senjata yang memiliki nilai sakral serta mempunyai kekuatan magis. Beberapa peneliti menyatakan bahwa istilah Kujang berasal dari kata Kudihyang dengan akar kata Kudi dan Hyang. Baca Lanjutannya…
Ditulis dalam Sejarah
Jugun Ianfu; Sejarah Kelam Masa Lalu
Jugun Ianfu adalah istilah Jepang terhadap perempuan penghibur tentara kekaisaran Jepang dimasa perang Asia Pasifik, istilah asing lainnya adalah Comfort Women. Pada kenyataannya Jugun Ianfu bukan merupakan perempuan penghibur tetapi perbudakan seksual yang brutal, terencana, serta dianggap masyarakat internasional sebagai kejahatan perang. Diperkirakan 200 sampai 400 ribu perempuan Asia berusia 13 hingga 25 tahun dipaksa menjadi budak seks tentara Jepang. Baca Lanjutannya…
Ditulis dalam Nasionalisme, Perempuan, Sejarah
Homoseksual, Perspektif Ilmiah
Pastilah semua orang, baik laki-laki maupun wanita pernah suatu waktu mengagumi atau menyukai seseorang yang satu gender dengannya, semisal seorang wanita mengagumi wanita lain yang cantik dan seksi atau seorang laki-laki yang suka melihat laki-laki lain yang berotot dan “body perfect”. Dan percayakah anda bahwa dengan berpikiran seperti itu anda berpotensi untuk menjadi seorang homoseksual ? Baca Lanjutannya…
Ditulis dalam Cinta, Psikologi Praktis
Dimensi Praksis Sufisme

“Telah menjadi kecenderungan modern bahwa kalangan orientalis mengkaji keterpengaruhan mistisisme Islam oleh unsur-unsur eksternal dari tradisi non-Islam. Kajian ini memiliki nilai historis yang besar asalkan tidak mengabaikan fakta fundamental bahwa mistisisme Islam sejatinya terbangun di atas unsur-unsur internal nilai substansial Islam”
[ Muhammad Iqbal, The Development of Metaphysics in Persia ] Baca Lanjutannya…
Ditulis dalam Teosofi
Musik dan Perkembangan Anak
Menikmati musik memang kegiatan yang paling mengasyikkan. Musik ternyata mempengaruhi perkembangan IQ (Intelligent Quotion) dan EQ (Emotional Quotion) seseorang. Seorang anak yang telah dibiasakan mendengarkan musik dari sejak kecil maka kecerdasan emosional dan intelegensinya akan lebih berkembang dibandingkan dengan anak yang jarang mendengarkan musik. Anak yang sering mendengarkan musik tingkat kedisiplinannya lebih baik dibandingkan dengan anak yang jarang mendengarkan musik. Baca Lanjutannya…
Ditulis dalam Keluarga, Pendidikan
Belajar dari Alam

Problematika pendidikan yang terjadi di Indonesia salah satunya adalah proses belajar mengajar yang diberikan di kelas umumnya hanya mengemukakan konsep-konsep dalam suatu materi. Proses belajar mengajar yang banyak dilakukan adalah model pembelajaran ceramah dengan cara komunikasi satu arah (teaching directed), di mana yang aktif 90% adalah pengajar. Sedangkan siswa biasanya hanya memfungsikan indera penglihatan dan indera pendengarannya. Pengenalan akan konsep ini bukan berarti tidak diperlukan, akan tetapi yang biasanya terjadi hanya sampai sebatas pengertian konsep, tanpa dilanjutkan pada aplikasi. Baca Lanjutannya…
Ditulis dalam Keluarga, Pendidikan
Ramalan Jayabaya tentang Kehancuran Semesta
Ini yang menjadi tanda zaman kehancuran
1. Gempa bumi 7 x sehari
2. Tanah pecah merekah
3. Manusia berguguran, banyak yang ditimpa penyakit
4. Bencana bermacam-macam
5. Hanya sedikit yang sembuh/selamat kebanyakan meninggal
Ditulis dalam Sejarah
Sufisme; Catatan Singkat tentang Mistisisme dalam Islam
Mistisisme dipercaya sebagai unsur vital dalam berbagai keyakinan beragama, terutama dalam agama-agama TImur awal, dalam literature Weda, dalam Buddhisme di India dan Cina, dalam Yudaisme (Yahudi), di Yunani, dalam Kristenitas, dan juga dalam Islam, yang mewujud sendiri sejak awal dan membuatnya terasa di Negara-negara Islam, khususnya Mesir, Persia, Turki dan India.
Mistisisme ini muncul sebagai pemberontakan jiwa, dalam diri orang-orang yang benar-benar berpikiran ruhaniah, yang menentang formalitas agama dan juga kejumudan agama, yang selanjutnya terpengaruh oleh perasaan bahwa manusia bisa menjalin sebuah hubungan langsung dengan Tuhan, yang tidak boleh dianggap sebagai Dzat Penguasa Penuh Kuasa yang berjarak atas takdir-takdir manusia, tetapi sebagai Sahabat dan Kekasih Jiwa. Kaum mistikus memiliki hasrat mengenal Tuhan, sehingga mereka bisa mencintai-Nya, dan telah percaya bahwa jiwa dapat menerima: wahyu Tuhan, melalui sebuah pengalaman religius langsung – bukan melalui indera-indera atau kecerdasan – dan, dengan cara ini, memasuki keintiman dengan-Nya. Baca Lanjutannya…
Ditulis dalam Teosofi
Karel Albert Rudolf Bosscha
Dari “marga-teh” (thee clan) der Holles dan Kerkhoven tercatat juga nama Karel albert Rudolsf (Ru) Bosscha, yang lahir pada 15 Mei 1865 di s’Gravenhage/Den Haag, sebagai putra ahli fisika Johannes Bosscha (Direktur Sekolah Politeknik di Delft) dengan Paulina Emilia Kerkhoven. Akibat cacat kaki yang dipelohenya ketika kanak-kanak, pada masa usia lanjut, untuk berjalan Ru Bosscha tidak dapat dipisahkan dari tongkatnya. Baca Lanjutannya…
Ditulis dalam Sejarah
Filosofi Universal Yin Yang

TAO dilambangkan dengan Thay Chik. Yaitu sebuah lingkaran dengan warna hitam dan putih dengan dibatasi sebuah garis lengkung. Lambang ini memiliki arti yang sangat luas, mencakup seluruh Karakter Alam Semesta dan seringkali disebut Filsafat Yin Yang.
Ditulis dalam Budaya